Vin Oak Band

Vin Oak Band

Published On Desember, 12 2012 | By Vido Fransisco Pardede

GRACE OF GOD

ANGGUR POHON TARBATIN

            Tampil berbeda dari kebanyakan orang dan mempunyai ciri khas tidaklah mudah, apalagi jaman sekarang semua dituntut untuk tidak hanya berbeda tapi juga kreatif untuk memberi dampak positif. Inilah yang terjadi pada grup band VinOak.

            Grup yang berdiri sejak 7 Februari 2007 ini digawangi oleh Trullly W. Mohede (Vocal), Darleen Wismandanu (Vocal), Wanda Joris (Vocal) Gaby Sutanto (Vocal) dan Jojo (Drum). Nama VinOak memang terbilang unik. Kata VinOak diambil dari gabungan kata Vin yang berarti anggur dan Oak yang berarti pohon Tarbatin. Buah anggur sengaja dipilih mereka karena anggur melambangkan kasih karunia dari pengorbanan Yesus di kayu salib. Jadi untuk lebih jelasnya VinOak ingin mempresentasikan Grace of God atau anugerah Tuhan bagi semua orang terutama yang belum mengenal Tuhan.

            Dari sejak berdiri hingga sekarang ini VinOak telah mengalami berbagai pergantian personil juga nama band. Saat awal berdiri, mereka memakai nama Suol.inc band yang sudah merilis album berjudul ‘Radical Rhytm Revolution’. Setelah itu terjadilah pergantian personil yang juga turut mengganti nama mereka menjadi VinOak. Sejak memakai nama VinOak, mereka sudah menelurkan dua album yaitu ‘The Oak Sound’ (2009) dan sebuah EP (mini album) berjudul ‘Lovin’ (2010).

TIDAK IKUT PASAR

            Dalam bermusik, VinOak tidak mengutamakan soal keuntungan semata, melainkan menjadi berkat. Lirik-lirik lagu yang bersifat sekuler tapi berdasarkan Alkitab dikemas mereka dengan gaya musik RnB, Hip Hop, Soul, jazz, retro dan dance yang kreatif agar lebih menarik anak muda dalam hal musik. Hal ini dapat dilihat dari karya mereka pada album terdahulu yang mengaransemen lagu ‘Amazing Grace’ dengan nuansa soul yang kental sehingga dapat membuat anak muda lupa dengan aransemen aslinya yang bernuansa hymne.

            Selain itu, salah satu visi mereka dalam bermusik adalah untuk ‘melemparkan’ firman Tuhan kepada anak-anak muda yang bermasalah dan belum mengenal Tuhan. Karena itulah dalam album yang terbarunya ini, VinOak memakai lirik-lirik universal tapi tetap berdasarkan pada kebenaran firman Tuhan.

            Semua lagu yang ada dalam album terbaru VinOak ini murni hasil karya para personilnya. Meskipun mengikuti gaya dan trend anak muda jaman sekarang tapi sebenarnya visi dan misi VinOak dalam bermusik tidaklah berorientasi untuk mengikuti pasar musik Tanah Air.  

            Dari segi manajemen pun VinOak tidak melulu memikirkan keuntungan dari segi materi, karena yang mereka rindukan adalah semangat encouragement bagi anak muda jaman sekarang yang sedang berjuang meraih mimpi atau yang sedang mencari jati diri.

            Dalam hal memenuhi panggilan pelayanan juga demikian. VinOak tak pernah mematok harga untuk sebuah hal yang bernama pelayanan, karena tujuan mereka adalah pelayanan. Grup yang personilnya berjemaat di GBI PRJ dan di Gospel Truth Ministries ini yakin bahwa berdirinya VinOak hingga sampai saat ini adalah karena kemurahan Tuhan. jadi ketika mereka dapat bertahan sebagai pelayan dalam hal pujian, mereka tetap akan berusaha seperti itu.

            Hal ini dipertegas juga oleh Gaby lewat kesaksian yang diterimanya. “Untuk hal kesaksian, kita nggak mau ambil pusing, itu urusan Tuhan. Yang kita percaya, setiap kita di atas pentas menyanyi untuk Tuhan, lalu kalau ada yang sakit dan disembuhkan, itu kerjaan Tuhan. Kita punya testimony di Facebook kita. Ada orang yang nulis di wall kita dan bilang terimakasih karena kemarin-kemarin dia merasa putus asa dan hampir saja bunuh diri, tapi ketika dia dengar CD kita jadi semangat untuk hidup lagi. Dan itu jadi acuan kita untuk lebih semangat melayani dan lebih berkobar-kobar.” (min / Praise #14 / 2010)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus