Sherise

Sherise

Published On Desember, 14 2012 | By Vido Fransisco Pardede

Pengagum Tokoh Alkitab “Ester”

            Sherise Netanya Sinatrawan, mungkin belum banyak yang pernah mendengar namanya. Tapi lambat laun adik-adik akan mengenal sahabat kecil kita yang satu ini lebih dekat, pasalnya Sherise baru saja meluncurkan album barunya yang berjudul ‘Hatiku Percaya’.

            Si bungsu dari tiga bersaudara pasangan Abraham Sinatrawan dan Margaretha ini sedari kecil sudah senang bernyanyi. “Waktu kecil, Sherise sering bernyanyi bersama kakak-kakaknya. Biasanya, kakaknya yang memainkan keyboard dan Sherise yang bernyanyi”, ujar sang ayah.

            Saat Sherise berusia empat tahun, orangtuanya mengikut-sertakannya dalam sebuah lomba menyanyi, memulai debut menyanyinya. Bersama sahabat-sahabat di Gospel Idol, Sherise berhasil menelurkan dua album dan di album perdana yang berjudul ‘My Very Best Friend’ tersebut, Sherise menyanyikan dua lagu berjudul ‘Kau Briku Hati’ dan ‘I Love You Lord’.

Pengagum tokoh Ester dalam kitab suci Perjanjian Lama ini sangat bersyukur memiliki ayah, ibu, serta kakak-kakak yang selalu memberinya semangat dan dukungan dalam mengembangkan talenta menyanyinya. Selain itu, guru sekolah tempat dimana ia biasa latihan bernyanyi, juga turut memberi dukungan luar biasa. Miss Vina, begitu dia menyebut nama guru menyanyi yang sangat dia kagumi. 

            Proses pembuatan album pun tak kalah seru. Pada saat album ‘Hatiku Percaya’ dibuat, Sherise ternyata masih berusia 6,5 tahun. Pembuatan album tersebut memakan waktu hingga dua tahun. Setelah waktu yang ditunggu, lahirnya album perdana Sherise pertengahan Agustus 2008 lalu. Album berisikan sebelas lagu dalam dua bahasa inipun turut meramaikan industri musik rohani Indonesia yang sepi dari pelantun-pelantun cilik.

Begitulah Sherise “She rise’, rises in the joyful of God’s children…..’ bernyanyi sepenggal lirik salah satu lagu di album ‘Hatiku Percaya’. (Lia / Praise #2 / 2008)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus