Ruth Nelly

Ruth Nelly

Published On Desember, 12 2012 | By Vido Fransisco Pardede

SELALU MENGANDALKAN TUHAN

SELALU IKUT FESTIVAL

            Perempuan berdarah batak ini sangat hobi menyanyi. Berbagai macam festival menyanyi ia ikuti untuk mengasah kemampuan vocalnya. Awalnya ia memberanikan diri untuk mengikuti ‘YCC’ atau ‘Youth Christian Competition’ tahun 2002 lalu yang diadakan oleh Getesemani record. Walau hanya menjadi 10 besar dalam kompetisi ini tak menyurutkan langkahnya untuk terus bermimpi memiliki album solo. Yang unik dari festival ini adalah meskipun tidak mendapat juara, ia malah ditawari untuk rekaman album rohani. Tahun 2003 keluarlah album rohani batak berjudul ‘Jangkon Ma Ale Tuhan’.

            Selanjutnya Ruth banyak mengisi kesibukannya dengan berbagai festival menyanyi antara lain juara pertama Java Jazz Icon Search 2006, juara pertama Country Star TVRI 2004, juara ketiga Festival Keroncong Nasional 2006, juara pertama Toba Dream Vocal Contest 2006, juara pertama PORSENI Jabotabek 2004 dan masih banyak lagi.

            Bergabung dengan Getsemani Record adalah suatu anugerah baginya. Ruth mulai dilibatkan dalam album kompilasi karya Getsemani, setelah itu iapun mendapat kepercayaan untuk membuat album solo yang berjudul ‘Hati Yang Menyembah’ pada tahun 2009. Dan kepercayaan ini dilanjutkan dengan dirilisnya album berikutnya yaitu ‘Selalu MengandalkanMu’ tahun 2010 ini. Album bergenre pop ini merupakan album kerinduan Ruth untuk menyampaikan pesannya kepada semua orang bahwa dalam situasi apapun kita harus selalu mengandalkan Tuhan, karena Tuhan akan menggenapi janjiNya.

TEROBSESI MENJADI VOCAL ARRANGER

            Dari umur 7 tahun Ruth sudah mulai menyanyi. Meskipun menyukai musik, Ruth mengaku kalau ia tidak pernah belajar musik. Semua yang ia dapatkan hanya secara otodidak saja. Mendengarkan musik saat senang, sedih atau sedang ada masalah adalah hal yang selalu ia lakukan. “Bagi saya musik itu sangat indah. Apalagi kalau liriknya membangun, termasuk lagu-lagu rohani,” tutur wanita bernama lengkap Ruthy Nelly Sihotang.

            Membangun karir sebagai penyanyi rohani bukanlah mimpi Ruth yang terakhir. Ia masih memiliki satu obsesi lagi yaitu menjadi vocal arranger. Ia yakin bahwa Tuhan akan menolongnya untuk bisa mencapainya.

            Pelayanan yang selama ini ditekuninya di bidang musik telah membawanya mengelilingi negeri ini, antara lain ke Medan, Palembang, Bengkulu, Batam, bandung, Lampung, Kupang, Semarang, Pontianak dan lainnya. Dari semua pelayanan itu telah memberinya makna tersendiri, terutama saat melayani di Bengkulu. “Sewaktu saya pelayanan di Bengkulu, ada seorang pendeta yang tiba-tiba bicara ke saya ,dia menyarankan saya untuk menjadi hamba Tuhan,karena dia punya keyakinan melalui suara saya, Tuhan akan menampakkan kuasaNya kepeda orang-orang yang saya layani, seketika saya kaget dengan pembicaraan pendeta tersebut. Karena teman saya bilang, bukan pendeta itu yang berbicara dengan saya, tapi Tuhan yang sedang berbicara ke saya. Itulah sampai saat ini jujur saya belum siap sepenuhnya untuk menjadi hamba Tuhan,karena saya tidak ingin asal mengambil keputusan. Karena itu harus berasal dari hati yang siap penuh,” papar wanita kelahiran Jakarta, 13 Januari 1985 ini.

      Lulusan ABA Inggris, Universitas Nasional tahun 2003 ini menyadari bahwa perkembangan musik rohani sekarang sangat pesat karena menyesuaikan dengan perkembangan zaman, apalagi sekarang banyak jiwa-jiwa muda yang berkecimpung di musik rohani, jadi semakin banyak karya musik yg unik sehingga bisa menjangkau anak-anak muda sekarang membuatnya semakin terpacu untuk lebih serius lagi berkarya bagi Tuhan. “Anak muda zaman sekarang itu semakin kreatif dalam berkarya. Semangat dan optimis yang ada dalam anak-anak muda sekarang semakin kita rasakan terutama dalam bidang seni. Dan samakin berlomba-lomba untuk menciptakan karya-karya yang unik dan bisa diterima di semua kalangan, semoga hal ini bisa mengurangi angka pemakai narkoba dan kenakalan remaja lainnya,” jelas putri tercinta dari pasangan T. Sihotang dan R. Nababan ini semangat. (min / Praise #14 / 2010)


COMMENT


.news-comments powered by Disqus