Payable On Death (POD)

Payable On Death (POD)

Published On Desember, 14 2012 | By Vido Fransisco Pardede

          Tak diragukan lagi band beraliran alternative metal asal San Diego, California ini sangat dikenal bukan hanya oleh para pendengar dan penggemar musik rohani. Band musik cadas ini justru lebih bergaung di luar industri musik rohani dan mereka konsisten menyuarakan pesan religi melalui musik mereka. Itulah mereka Payable On Death (POD), sempat bergonta ganti personil dan formasi sekarang ada Sonny Sandoval di lead vocal, Wuv Bernardo pada drum, Traa Daniels si pembetot bass dan Marcos Curiel sang gitaris.  Berawal di tahun 1991 dua orang teman Marcos dan Wuv bermain musik bersama dan membentuk band tanpa vokalis bernama ‘Eschatos’, lalu Wuv mengajak sepupunya Sonny yang telah dicerahkan oleh Tuhan ketika ibunya disembuhkan dari sakit parah untuk mengisi posisi vokal, kemudian Gabe Portillo bergabung sebagai bassist dan mereka merubah nama band tersebut  menjadi Payable On Death (POD ), yang dalam bahasa Indonesia  berarti ‘dibayar dengan kematian’. Tahun 1992 mereka merekam demo tape lalu Traa Daniels menggantikan Gabe sebagai bassist di tahun 1994.

            Mereka tercatat telah menciptakan 7 album dan beberapa EP dengan bendera label yamg berbeda beda, diawali kerjasama dengan Rescue Rec, lalu pindah ke Atlantic Rec dan terakhir kerjasama dengan Columbia Rec. Tahun 1999 ketika terjadi peristiwa penembakan di Columbine High School yang menggegerkan masyarakat ‘negeri Paman Sam’, POD membuat lagu yang terinspirasi dari peristiwa itu serta mendedikasikannya kepada para korban dan keluarga tragedi tersebut. Lagu tersebut berjudul ‘Youth of the Nation’ sebagai salah satu single POD yang cukup berpengaruh bahkan sampai saat ini. Pada 2003 Marcos membuat proyek album solo dan memutuskan hengkang dari POD dengan alasan perbedaan spiritual, dan Jason Truby mantan gitaris band rock Kristen Living Sacrifice masuk menggantikan Marcos.

             Di tahun itulah salah satu single mereka ‘Sleeping Awake’ dipakai sebagai soundtrack film ‘Matrix Reloaded’. Tahun yang sama saat album Payable On Death dirilis dengan warna musik melodi metal yang lebih ‘kelam’ dan keras. Album itu langung menjadi kontroversi selain musik yang lebih berisik juga karena covernya bagi sebagian orang memuat simbol okultisme. Dampaknya 85% toko toko buku kristen di Amerika memboikot dan melarang album tersebut. Tetapi kejadian tersebut tidak membuat para personil POD patah semangat. Mereka terus berkarya dan menyebarkan pesan yang positif melalui musik mereka. Dengan formasi ini mereka menelurkan dua album ‘Payable On Death’ dan ‘Testify’  (2006). Setelah album ‘Testify’ giliran Jason yang keluar meninggalkan POD dan di saat tidak terlalu lama kemudian Marcos pulang kandang ke POD. Sampai saat ini POD tetap eksis di jalur musik yang sama, album terakhir yang mereka rilis adalah ‘When Angels & Serpent Dance’(2008) dan menggelar berbagai tour konser sampai keluar Amerika. Beberapa penghargaan yang telah mereka terima antara lain ‘Best Hard Rock Artist’ 1999, pada ajang ‘San Diego Music Award’ 2000 , lalu nominator ‘Artis Favorit Kontemporer’ America Music Award 2003. Penggemar POD yang tergabung dalam fans club POD menamakan diri ‘The Warrirors’, tersebar di seluruh Amerika dan luar Amerika.

            Dengan musik mereka telah menjadikan diri mereka alat untuk menyakinkan banyak orang muda akan kedekatan dengan Tuhan melalui nilai keseharian yang humanis, seperti yang dikatakan Marcos dalam web resmi POD. ”Saya terberkati dan bersemangat karena dihubungkan lagi dengan keluarga dan sahabat serta tetap berharap, mengejar dan membangun apa yang kami mulai 1992 yaitu mengikuti Tuhan, mimpi kami dan musik yang kami mainkan”. God bless you bro.(set / Praise #12 / 2010)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus