Olga Victoria

Olga Victoria

Published On Desember, 17 2012 | By Vido Fransisco Pardede

Lebih Memilih Menyanyi Untuk Pelayanan Di Gereja

     Sosok mungil dengan rambut panjang tergerai sepintas mengingatkan kita dengan Nikita semasa masih kanak-kanak. Itulah sekilas yang tertangkap pandangan mata manakala bertemu penyanyi cilik Olga Victoria yang namanya tentu sudah tidak asing lagi di telinga pecinta musik rohani Kristen.

     Debutnya dalam kancah musik rohani Kristen di Indonesia dimulai sejak pertengahan tahun 2009 dengan merilis album perdananya berjudul ‘Yesus Pasti Sanggup’ dalam bentuk Kaset-CD-DVD, bersama featuring : Edward Chen, Wawan Yap, Jonathan Prawira, Frans sisir dan Glorify telah memberkati banyak umat Tuhan. Banyak piagam penghargaan yang telah berhasil diraihnya dalam setiap mengikuti ajang perlombaan-perlombaan yang diadakan baik di lingkungan gereja, dan sekolah.

     Diakui oleh Sarah, ibunda Olga, bakat dan talenta Olga memang sudah terasa sejak Olga berusia 3 tahun. Dia begitu senang bernyanyi dan memuliakan Tuhan lewat suara merdunya. Berawal dari hobi menyanyinya itulah yang kemudian membawanya mengikuti perlombaan menyanyi sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK). Bahkan guru TK Olga pun sempat menyarankan kepada mama Olga untuk mengembangkan bakat menyanyi Olga. Hal senada pun dilontarkan oleh guru kursus menyanyinya di Purwacaraka yang mengusulkan kepada mamanya kenapa tidak coba membuat album saja melihat bakat menyanyi Olga yang sayang jika tidak dikembangkan.

    Ketika ditawari untuk mengikuti kontes Idola Cilik, sang bunda menolak tawaran tersebut karena lebih menginginkan anaknya untuk bisa full dalam pelayanan di gereja mengingat besarnya resiko yang dihadapi bila berkecimpung di dunia sekuler.

    Lewat sebuah peristiwa tepatnya pada bulan Maret 2009, rupanya justru membuka jalan bagi Olga untuk merilis album perdananya. Ketika itu, ayah dan bundanya secara hampir bersamaan sakit demam berdarah, saat itu ibunda Olga berdoa kepada Tuhan dan dalam doanya menyerahkan anak-anaknya kepada Tuhan apapun yang menjadi rencana Tuhan atas anak-anaknya, khususnya Olga. Saat itu terngiang kembali dalam benak sang bunda usulan guru les Olga untuk Olga bisa membuat album.

    Kedua orangtua Olga pun mulai memikirkan serius usulan tersebut. Ketika itu yang terlintas dalam pikiran adalah Jonathan Prawira. Segera kedua orangtua Olga menghubungi Jonathan Prawira untuk dapat membantu proses pembuatan album Olga. Tak disangka, ternyata prosesnya begitu cepat dimana saat itu Jonathan menyarankan agar orangtua Olga menghubungi Timothy Music Ministry untuk memproduseri albumnya. Ketika di tes vokal, “Puji Tuhan, Olga dinyatakan lulus dan saat itu juga ditawari untuk rekaman,”ujar Sarah.

    Sampai saat ini diusianya yang baru memasuki usia 11 tahun, Olga Victoria telah merilis dua album. Album perdana Olga bertajuk ‘Yesus Pasti Sanggup’ garapan Solagracia Record dirilis pada Agustus 2009 dan kemudian hanya berselang 2 bulan album keduanya ‘The Best Family’s Christmas Song’ diluncurkan pada bulan Oktober 2009. Kedua album tersebut telah memberkati banyak orang. Rencananya dalam waktu dekat ini album ketiga dan teranyarnya bertajuk ‘Glory of Hope’ sudah dirilis pada bulan September 2010.

       Aktifitasnya yang padat, baik di sekolah, pelayanan di gereja dan menyanyi tentunya sangat merepotkan. Namun bungsu dari dua bersaudara ini cukup pandai membagi waktu unuk ketiga hal tersebut. Untuk rekaman menyanyi misalnya, Olga memilih hari Sabtu dan Minggu. “Sebisa mungkin aktifitas pelayanan dan menyanyi tidak mengganggu studiku,” tukas Olga.                

       Dalam mata pelajaran hafalan, Olga terkenal jago. Hal inilah yang membuatnya dengan mudah menghafal setiap syair lagu baru dalam pembuatan albumnya. Meskipun lahir dan tinggal di Bandung, tetapi bagi Olga, pelajaran yang dianggapnya sulit saat belajar di sekolah justru adalah pelajaran Bahasa Sunda. Berenang merupakan hobi lainnya yang disukainya di samping jalan-jalan, main komputer dan nonton.

       Saat ditanya apakah ada rencana untuk merambah dunia sekuler di bidang tarik suara, orangtuanya menampiknya dan menginginkan Olga untuk tetap pada jalur pelayanan. Dengan senyum polosnya, Olga mengiyakan dan ikut apa yang diarahkan oleh orangtuanya.

      Dalam hati kecilnya rupanya penyanyi cilik ini sebenarnya memendam keinginan untuk kelak bisa menjadi seorang fashion desainer, meskipun diakuinya sambil tersenyum simpul dirinya tidak terlalu mahir menggambar. “Rasanya senang ketika melihat baju-baju dan memadupadankannya,” ujar Olga seraya tersenyum simpul.

      Sederet artis seperti Justin Bieber, Celine Dion, Mariah Carey, Beyonce merupakan artis-artis penyanyi papan atas luar negeri yang diidolakan Olga. Sedangkan di dalam negeri sendiri Olga mengaku mengidolakan Agnes Monica sebagai salah satu artis favoritnya. (Flo / Praise #15 / 2010).
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus