NewsBoys

NewsBoys

Published On Desember, 18 2012 | By Vido Fransisco Pardede

-GOD’S NOT DEAD-

     Newsboys adalah band rock/pop Kristen yang didirikan pada tahun 1985 di Mooloolaba, Australia. Mereka telah merilis lebih dari 14 album studio, enam  di antaranya mendapat sertifikat album emas, karena laris terjual di pasaran. Dalam perjalanan karirnya, formasi band ini banyak mengalami pergantian personil. Namun masih eksis sampai sekarang. Bahkan Album terbarunya dengan tajuk ‘God’s Not Dead’ telah dirilis November 2011 yang lalu. Bagi pembaca, khususnya mereka yang memiliki grup band atau grup vocal yang selalu bongkar pasang personil, belajarlah dari sejarah band Kristen ini yang masih bertahan bahkan tetap popular.

BERGANTI NAMA TAPI TETAP TOP

     Anggota asli dari grup Newboys ini adalah Sean Taylor sebagai pemegang bass, dan John James pengisi vocal dan drummer dipegang oleh Peter Furler. Formasi awal ini dibentuk sebagai grup band di Mooloolaba, Queensland pada tahun 1985 bersama dengan salah satu gitaris di sekolah gitar Furler yaitu George Perdikis. Awalnya band ini dinamakan The News, tetapi ketika pertama kali ke Amerika, namanya diganti menjadi The Newsboys untuk menghindari konflik dengan band dari USA yang bernama Huey Lewis &The News. Mengingat Huey Lewis & The News sudah dibentuk lebih awal dari Newsboys sendiri, yaitu tahun 1970an.  Sebenarnya grup band Huey Lewis &The News pada awalnya bernama  Huey Lewis & The American Express (1970an). Namun karena dikomplain pihak kartu kredit American Express, maka tahun 1980 diganti nama grupnya menjadi Huey Lewis dan The News.

     Nama grup Newsboys juga berbeda dengan New Boyz. Kalau New Boyz adalah hip hop/rap Amerika yang anggotanya adalah duo mantan kru rompi yaitu Earl rapper "Ben J" Benjamin  dan Dominic "Legacy" Thomas dari Hesperia, California. Mereka memulai debutnya di musim panas 2009.  Hati-hati karena nama New Boyz juga dipakai oleh grup penyanyi dari Malaysia yang mempopulerkan lagu-lagu melayu sejak tahu 1999 sampai sekarang.

     Nampaknya nama Newsboys tidak memilik arti khusus bagi grup ini, mengingat nama ini bukan yang pertama dipakai mereka. Kalau secara hurufiah, arti  Newsboys adalah anak-anak yang membawa kabar. Yah mungkin itulah visi dan misi mereka yang rindu membawa kabar baik (Gospel) yang dikemas secara apik dalam bentuk musik rock atau pop.

     Album perdana Newsboys dirilis tahun 1988 dengan tajuk ‘Read All About It’ justru bukan di kota kelahiran band ini (di Australia), tetapi di USA, ketika mereka datang ke Negara Paman Sam tahun 1987.

     Setelah menandatangi kontrak dengan label Star Song, mereka merilis 2 album lagi dari tahun 1990 sampai 1991 yaitu ‘Hell Is For Wims’ dan ‘Boys Will Be Boyz’. Tak ada satupun dari ke 3 album tersebut mendapat sambutan yang positif. Hingga mereka merubah formasi bandnya. Baru album ke-4 yang mengusung thema ‘Not Ashamed’ (1992), nama Newsboys mulai terkenal dan mengantarkan mereka mendapatkan album emas pertama kali. Tahun 1994 kembali grup ini mengeluarkan album ‘Going Public’ dan mengunggulkan nomor hit lagu mereka ‘Shine’ dan meraih penghargaan dari Dove  Award sebagai ‘Rock Recorded Song of the Year’. Dan pada tahun 2006 dalam CCM Magazine (majalah musik Kristen online terbesar di dunia) mencantumkan ‘Shine’ dalam peringkat top 10 dari 100 lagu terpopuler dalam blantika musik Kristen.  Sejak tahun 1992 sudah 15 penghargaan yang diterima Newsboys baik dari Grammy Award maupun Dove Award. Suatu prestasi yang gemilang bagi band yang memiliki nama baru ini.

BERGANTI PERSONIL TAPI TETAP EKSIS

     Bukan hanya ganti nama, sejak terbentuknya sebagai grup band, Newsboys telah banyak bongkar pasang personil, dengan berbagai alasan. Namun hebatnya grup ini tetap bertahan bahkan menjadi salah satu band terkenal di belantika musik internasional.

     Formasi awal yang dibentuk tahun 1985 tercatat Sean Taylor  (Bassit), John James (vocal), Peter Furler (drummer) dan George Perdikis (guitarist). Tetapi George Perdikis bertahan hingga sampai tahun 1987 saja, lalu keluar. Memang bergabung lagi tahun 1989, namun hengkang lagi tahun 1990. Ketika Perdikis absen (1987-1989) gitaris digantikan oleh Phil Yates.
                Pada tahun 1992, Sean Taylor keluar dari Newsboys  untuk mengejar karirnya di bidang pendidikan. Sean sempat tampil di The American Dating TV Show Blind Date tahun 1999, di mana dia bekerja di LA sebagai bartender. Namun ada berita tragis bagi mantan Bassit grupNewsboys ini, 3 Desember 2000 dia meninggal dalam sebuah kecelakaan sepeda motor.

     Pada tahun 1994, formasinya band berubah karena adanya Jody Davis dan Duncan Phillips, yang sangat berbakat dan diandalkan. Band ini merilis ‘Go Public’, album kelima mereka dan berhasil memenangkan Dove Award untuk "Album Rock of the Year" di tahun 1995. Hal tersebut juga menghasilkan hits mereka seperti ‘Spirit Thing’, ‘ Let It Rain’ dan lagu thema ‘Shine’.

     Tahun 1996 melanjutkan merekam album ‘Take Me To Your Leader’ sekaligus memperluas ekspansi, termasuk menambahkan pemain baru Phil Joel dan Jeff Frankenstein. Album ini banyak menghasilkan lagu hits misalnya ‘Gis Is Not a Secret’ (menampilkan TobyMac dari DC Talk), ‘Reality’, dan ‘Breakfast’. Album ini memenangkan Dove juga. Kali ini sebagai ‘Recorded Music Packaging of The Year’. Album ini menelurkan film ‘Newsboys Down Under The Big Top (1996), yang diambil dari lagu ‘Reality’.

     Pada tahun 1997, John James mengumumkan akan keluar dari band ini setelah mengakui kecanduan narkoba dan alkohol. Dalam Turnya tahun 2009-2010 dengan thema ‘The Way We Roll Tour’, Newsboys yang mengajak Bread of Stone juga bersaksi tentang kejatuhan dan pemulihannya rekannya tersebut.  Dengan demikian posisi vocal dipegang Furler. Duncan Phillips yang sebelumnya bermain keyboard dan perkusi, pindah posisi ke drum. Dari tahun 1998 hingga 2003, band Newsboys formasi adalah  Furler (arranger), Phil Joel (Bassist), Jody Davis (Gitaris), Jeff Frankenstein (Keyboard) dan Phillips tetap sebagai drummer. Akhir tahun 2003, gitaris Jody Davis keluar dan digantikan oleh Bryan Oleson. Namun tahun 2006, Oleson keluar untuk fokus pada bandnya sendiri ‘Casting Pearls’ dan digantikan oleh Paul Colman.

     Walaupun begitu, pada tanggal 31 Oktober 2006, Newsboys merilis sebuah album terbaru yang bertajuk ‘Go’. Dalam album ini diperkenalkan David Eri sebagai penulisnya. Lagu mereka ‘Someting Beatiful’ dan ‘In Wonder’ menjadi tenar di radio Kristen.

     Desember 2006, Phil Joel mengumumkan bahwa ia akan keluar dari Newsboys untuk mengejar proyek-proyek pribadinya dan bersolo karir. Pada tanggal 8 Mei 2007, band ini merilis ‘GO Remixed.’ Diperkenalkan dalam album ini Tedd T, Jeff Frankenstein, Max Hsu dari Superchick dan Lee Bridges. Pada tanggal 20 Nopember 2007 Newsboys merilis ‘The Greatest Hits.’ Hal ini diikuti dalam konser live dengan thema ‘Houston, We Are GO’, direkam dalam CD dan DVD 1 paket, yang dirilis 30 September 2008

     Pada tanggal 5 Januari 2009, Paul Colman mengumumkan ia akan meninggalkan Newsboys untuk bersolo karir. Pada saat yang sama diumumkan bahwa Jody Davis akan kembali ke Newsboy, setelah 5 tahun hengkang. "Saya senang kembali ke band ini, mereka adalah teman-teman terbaik saya," kata Davis, Ini adalah perubahan besar dalam hidup saya, dan saya tak sabar dan sangat excited untuk tur dan rekaman yang baru.”

     Peter Furler, perintis band ini sejak tahun 1985, pada 9 Maret 2009 mengumumkan di situs web bandnya bahwa Michael Tait, mantan DC Talk, akan menjadi penyanyi utama di Newsboys. Tur konser yang dimulai 17 Maret  sampai 11 September 2009, diwali dari Colorado hingga Orlando, memperkenalkan Michael Tait sebagai vocalis utama. Namun akhir konser ini, Furler mengumumkan bahwa ini akan menjadi akhir penampilannya di Newsboys karena mau fokus pada kepentingan keluarga dan kepentingan lainnya.

     Newsboys walaupun tanpa Peter Furler, mampu meluncurkan album terbarunya dengan tajuk ‘Born Again’ pada tanggal 13 Juli 2010.  Debut Album ini masuk dalam urutan ke-4 di Billboard 200. Menurut billboard.com (21 Agustus 2011), sejauh ini posisi mereka tertinggi pada table dan albumnya juga terjual lebih dari 45.000 kopi dalam minggu pertama. Dalam sebuah wawancara dengan CBN.com, vokalis Michael Tait menjelaskan bahwa lagu ‘Born Again’ "I`ll Be", "memiliki pesan klasik tentang dasar iman Kristen yaitu tentang penebusan. Kesalahan manusia bisa diampuni melalui kuasa supranatural Yesus Kristus ". Dan pada 12 Oktober 2010 mereka merilis album Natal yang disebut ‘Christmas! A Newsboys Holiday’.

     Perjalanan panjang dan melelahkan dalam bongkar pasang membuat tim band ini menjadi band yang matang, baik dalam permainan musik, vocal maupun mental mereka. Formasi terakhir dari Newsboys adalah Jody Davis, Jeff Frankenstein, Michael Tait dan Duncan Phillips. Dan album pujian dan penyembahan yang terbaru dengan judul ‘God’s Not Dead’ (menurut website mereka) sudah diluncurkan 15 November 2011. Album yang berisi 12 lagu ini merupakan album terbaru versi worship setelah dua album worship yang dirilis tahun 2003 ‘Adoration’ dan  tahun 2005 ‘Devotion’.  Album yang judulnya sangat berbau teologis ini ingin menyadarkan mereka yang menganggap Allah itu tidak ada atau yang berpandangan bahwa Allah sudah mati (Lirik & Chord lagu ‘God’s Not Dead’ dapat dilihat di halaman 58).

     Judul bahwa Allah tidak mati (God’s Not Dead) tersebut seolah merefleksikan perjalanan karir mereka, yang walaupun sudah berganti nama, bongkar pasang personil, namun grup band ini tetap eksis bahkan termasuk band yang popular yang berani menyuarakan dan membawa kabar baikNya di seluruh penjuru bumi ini (Dari berbagai sumber/Yis / Praise #22 / 2012).
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus