MEMBELI GITAR

MEMBELI GITAR

Published On Desember, 13 2012 | By Kezia

    Gitar merupakan pula dengan suara dari gitar listrik atau akustik
Kali ini kami ingin memberi beberapa tips untuk membeli gitar, biar nggak salah dalam memilih gitar dan pada edisi yang akan datang akan memberikan tip merawat nya.
    (1) Kalau Anda baru dalam dunia gitar, disarankan lebih baik minta bantuan teman atau kenalan anda dalam memilih gitar. (2) Tanyakan pada diri Anda, membeli gitar untuk apa, dan apa aliran musik Anda ? Nah, kalau  kedua pertanyaan tersebut sudah dijawab akan lebih mudah membelinya. Karena akan lebih sesuai dengan yang diinginkan atau yang dibutuhkan. (3) Soal budget. Jika dananya tidak dibatasi, mending beli gitar dengan merk terkenal dan asli, jangan yang bajakan. Karena merk terkenal seperti Fender,Ibanez, Kramer, Washburn, Gibson dan lain-lain sangat menjaga kualitas produknya. Mulai dari pickups sampai jenis kayu nya adalah yang terbaik. Jika dana terbatas, pilih gitar yang bermerk setengah terkenal, dengan syarat, beli yang custom/artist series atau yang kualitas export. Range harga nya sekitar 2-5 juta an. Sebaiknya Anda cek dulu di internet atau toko alat musik yang Anda tahu.
    Namun demikian ada beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam memilih gitar. Karena adanya perbedaan gitar akustik dan listrik, maka kami bedakan dalam beberapa bagian. Semoga berguna menjadi bahan pertimbangan.

GITAR ELEKTRIK / LISTRIK
WARNA: Tinggal pilih aja sesuai selera kamu, yang jelas catnya harus bagus, tidak mudah mengelupas atau kena gores.

BENTUK: Tinggal pilih, standard, sirip, atau bentuk lain, cocokkan dengan seleramu.

BAHAN: pilih kayu mahoni, jati (teak), yang cukup kuat. Cek beratnya,biasanya yang berat adalah yang baik, gitar dengan kayu yang beratnya sekitar kurang lebih 2,5 kilo mempunyai jenis kayu yang solid dan keras, dimana tone nya lebih panjang durasinya dibanding gitar dengan kayu yang lembek dan ringan (suara gitarnya lebih nyaring ketika di stroke tanpa sound enhancements/digenjreng nggak pake sound out). Tetapi kalau terlalu berat juga nggak asyik jika naik panggung.

SENAR: Untuk gitar elektrik senarnya adalah steel string, bukan dari nylon. Pilih yang kuat, tidak mudah putus, lentur kalau bisa jangan sampai bikin jari sakit, atau mudah lepas selubung senarnya (biasanya pada senar E besar/senar no 6 dan senar A/senar no 5).

NECK: Pilih gitar yang neck-nya kuat dan lurus agar tidak mudah patah atau bengkok. Biasanya di dalam neck gitar ada plat logam untuk kekuatan necknya.

FRET: Jumlah fret disesuaikan saja, bisa 21,24 atau ditambah lagi seperti punya Brian May. Tinggal nada tertinggi yang ingin dijangkau saja. Cobalah tekan nada tiap fret dengan memetik gitar, biasanya ada gitar yang jelek, sehingga ada 2 fret menghasilkan satu nada, atau nadanya sumbang/fals). Cek Fret gitarnya sejajar datar atau nggak. Cara ngeceknya mudah koq:  kencengin senar gitarnya, terus dilihat tegak lurus fret. Nah, dari situ kelihatan tingkatan lurus neck nya dan fret nya.

PICKUPS: Kalau yang ini tergantung selera. Yang penting pickup nya tidak bocor (noise). Gunakan pickup yang suaranya keras, jernih, tidak mudah pecah ketika digeber dalam volume maksimal, pengaturan volume dan tone-nya bagus, tidak mudah kemresek sehingga merusak nada (kemresek jika diinginkan saja).

PEMUTAR SENAR (TUNING MACHINES) dan HEADSTOCK: Untuk pemutar senar gunakan yang tahan karat. Head bisa menghadap ke atas atau ke bawah dan juga bisa sama-sama (3 senar menghadap atas, 3 senar menghadap bawah, tinggal bentuknya). Perhatikan posisi senarnya pada head: carilah posisi untuk senar E tinggi (senar no 1) apakah yang terjauh atau tidak diukur dari bridgenya, carilah yang terdekat saja karena senar E tinggi mudah putus (tapi biasanya headnya menghadap ke atas).

BRIGDE: Periksa bridge nya (di bagian badan gitar tempatnya senar gitar nyantol) bagus atau nggak. Biasanya bridge yang jelek itu dicat. Tapi kalau dikrom (disepuh), tandanya lumayan bagus. Jarang bisa berkarat.

SAKLAR: Pilih yang di depan saja, enak mengaturnya. Biasanya kadang pentolan saklarnya ada yang gampang lepas, cari yang kuat. Perpindahan suara, hidup-mati (on-off) yang diatur lewat saklarnya juga jelas.

JACK: Untuk jack kabel ke ampli lebih asyik kalau di pinggir saja daripada di depan, karena jika di depan kadang menghalangi tangan untuk bebas bergerak mengatur handle bridge.

GITAR AKUSTIK
WARNA: Tinggal pilih saja sesuai selera Anda, yang jelas catnya harus bagus, tidak mudah mengelupas atau kena gores.

BENTUK: Cocokkan dengan seleramu.

BAHAN: Pilih yang kuat, kalau gitar akustik biasanya terbuat dari kayu lapis untuk body pilih yang tebal, dan daya akustiknya bagus, sehingga suara/nada yang dihasilkan bisa maksimal jernih.

 

SENAR: Bisa nylon atau steel. Pilih yang lentur, untuk nylon biasanya lebih awet daripada yang steel.

NECK: Hampir sama dengan gitar elektrik, pilih gitar yang neck-nya kuat dan lurus agar tidak mudah patah atau bengkok. Kalau yang bagus untuk gitar akustik beberapa pabrik biasanya menambahkan plat logam juga, tapi jarang.

FRET: Biasanya 18 untuk yang nylon, atau bisa lebih untuk yang steel guitar. Cobalah test nadanya, seperti pada gitar listrik tekan senar pada tiap fret dengan memetik gitar, biasanya ada gitar yang jelek, sehingga ada 2 fret menghasilkan satu nada, atau nadanya sumbang/fals).

PICKUPS: Bersifat opsional (pilihan bukan keharusan) untuk gitar akustik, boleh ditambahkan, kalau mau ditambahkan, carilah seperti untuk yang guitar elektrik.

PEMUTAR SENAR DAN HEAD (HEADSTOCK): Untuk pemutar senar gunakan yang tahan karat. Head bisa menghadap ke atas atau ke bawah dan juga bisa sama-sama (3 senar menghadap atas, 3 senar menghadap bawah, tinggal bentuknya).

Sementara cukup itu dulu tips-nya semoga bermanfaat buat Anda yang mau membeli gitar (Dari berbagai sumber/PRAISE  #9). Sumber : www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus