Maya Uniputty

Maya Uniputty

Published On Desember, 19 2012 | By Vido Fransisco Pardede

SETIAP ORANG PUNYA SOUNDTRACK

            Maya Uniputty bukan nama baru di dunia musik rohani, tapi namanya memang tak begitu akrab di telinga kebanyakan orang, padahal Maya sudah merilis beberapa album dan sering tampil bersama para penyanyi yang cukup terkenal. Seperti apa sosok Maya Uniputty sebenarnya? Beberapa waktu yang lalu PRAISE berhasil berbincang-bincang dengan Maya, berikut laporannya.

Apa kabar Maya? Sedang sibuk apa nih?
Baik. Biasa ngantor di sini, (Red: PRAISE dan Maya bertemu di GBI ROCK Kuningan, Jakarta Selatan) saya pelayanan di sini, ambil bagian di bidang koordinator bidang praise and worship.

Gimana sih awal mulanya terjun ke musik?
Awalnya aku ikut live recording untuk album ‘Tiuplah Sangkakala’ tahun 1994. Dari dulu aku juga sering jadi backing vocal siapa aja, misalnya Sari Simorangkir, Nikita, Jeffry. S. Tjandra.

Dari kecil suka menyanyi ya?
Iya, dari kecil aku suka nyanyi. Pertama kali nyanyi waktu masih TK dalam rangka pagelaran seni Agustusan. Waktu di SMP aku juga ikutan choir.

Belajar musik dimana?
Saya nggak belajar musik secara khusus ya, cuma otodidak aja. Sering merhatiin orang aja kalau lagi main musik, jadi secara otomatis kebiasaan itu membentuk saya dikit-dikit. Kalau main piano juga bisa dikit-dikit, antara saya dan Tuhan lah hahaha…(red: katanya sambil tertawa)

Punya visi misi dalam bermusik?
Saya rindu jadi berkat bagi semua orang. Di album saya yang baru ini, saya ingin semua usia bisa dengerin, karena lagu-lagunya ada yang yang lagu lama tapi dirilis ulang dengan aransemen yang baru.

Darah musik kamu dari siapa?
Papa. Papa aku tuh punya grup band namanya Riang Dendang, jaman dulu suka tampil di TVRI.

Cita-cita waktu kecil ingin jadi apa?
Jadi penginjil. Waktu kelas 6 SD saya sampai didoain sama guru Sekolah Minggu saya. Waktu itu saya lihat KKR Reinhard Bonke tahun 1986 dan saya sangat terkagum-kagum sama dia. Dan sekarang pun saya juga menginjil, tapi menginjil lewat lagu.

Masih punya kerinduan lain?
Saya ingin menggali potensi anak-anak di daerah secara musik, biar nggak kalah dengan anak-anak yang ada di kota besar. Di daerah juga banyak anak-anak yang punya potensi bagus tapi belum ada kesempatan. Saya juga ingin menjadi produser.

Menurut kamu perkembangan dunia musik rohani sekarang gimana?
Kalau saya perhatikan sih bagus ya. Setiap generasi punya ekspresi masing-masing untuk menyatakan cintanya sama Tuhan dan generasi sekarang sudah sangat maju. Sangat berkembang luar biasa, tapi yang paling penting adalah nama Tuhan yang dimuliakan. Waktu saya mengikuti konferensi Asia tahun 2005 lalu, di situ saya lihat Indonesia benar-benar mendapat kasih karunia Tuhan dalam praise and worship dibanding negara lain. Indonesia sangat bagus sekali terlebih dalam hal kebudayaannya, makanya saya bangga banget jadi orang Indonesia.

Bisa berbagi kesaksian dikit dong?
Saya sangat bersyukur sama Tuhan. Waktu saya pelayanan ke Australia, saya sampai tidak menyangka kalau saya bisa ke sana, jadi ingat film Nemo yang duduk di pantai haha….(katanya sambil tertawa)

Definisi musik bagi kamu seperti apa?
Salah satu seni yang Tuhan kasih buat manusia untuk memuliakan namaNya, musik bisa membuat hati orang terbuka, meskipun nggak ngerti artinya, misalnya lagu-lagu Korea atau Jepang kaya lagu ‘Kokoronotomo’, kan banyak orang yang nggak tahu artinya tapi suka dengan musiknya. Semua orang pasti suka musik dan selalu punya soundtrack dalam hidup mereka, misalnya saat mereka lagi sedih suka nyanyi lagu tertentu. Nah kalau musik rohani lebih bagus lagi buat soundtrack karena bisa menguatkan agar kita terus percaya Tuhan.(ras / Praise #14 / 2010)
Sumber: www.majalahpraise.com

Tentang Maya

Nama lengkap                           : Maya Uniputty
Suami                                      : Thomas Riwu
Anak                                        : Sophia Shamira Riwu
Tempat dan tanggal lahir           : Jakarta,  11 Agustus 1975
Tokoh idola                              : Kirk Franklin, Take 6
Ayat favorit                              : Efesus 3:20
Hobi                                        : Membaca, nonton film, berenang
Motto                                      : Selalu ada jalan keluar
Pedidikan                                : D1 Business Studies ( LSPR ) Harvest Leadeship International, Jakarta
Album                                     : 1.Bapaku yang baik (2001) 2.Take Me In (2004) 3.My Everything (2010)


COMMENT


.news-comments powered by Disqus