Lost and Found

Lost and Found

Published On Desember, 17 2012 | By Vido Fransisco Pardede

Band Rock Dengan Pesan Injil

     Lutheran dikenal memiliki peranan dalam bidang musik Kristen kontemporer. Diam-diam inilah yang menjadi dasar bagi dua orang pemain Lost and Found tampil dihadapan kelompok remaja belasan tahun dalam sebuah acara retreat remaja dan kaum muda dengan menyuguhkan musik rock akustik Kristen yang dimainkan dengan sangat antusias dengan piano dan gitar.

     Lost And Found adalah sebuah kelompok band Amerika yang awal terbentuk di New York, tepatnya di daerah Air Terjun Niagara pada tahun 1986. Dengan beranggotakan dua personil: Michael Bridges (gitar) dan George Baum (piano, recorder, drum). “Kami menyebutnya sebagai band Kristen. Meskipun kami tidak menolak pelabelan itu akan tetapi kami tidak pernah memintanya.”

     George Baum dan Michael Bridges, keduanya merupakan penganut Lutheran, dalam pentasnya juga kerap mengajak pendengarnya berdiskusi dan menghabisakan waktu bersama dengan mereka satu per satu dalam sebuah kelompok kecil pada pentas mereka. Lost and Found sendiri telah melakukan pementasan sebanyak 150 kali dalam setahun di seluruh negara.

     Style atau gaya musik mereka dapat digambarkan sebagai "perpaduan antara The Ramones dan John Denver." yang mana mereka sendiri menyebut gaya musik mereka dengan sebutan speedwood; suatu genre ciptaan mereka sendiri yang juga merujuk kepada “accoustic thrash”.Lagu yang berjudul "Lion" merupakan salah satu lagu mereka yang terpopuler dan berhasil memenangkan The John Lennon Songwriting Contest.

     "Mereka telah membangkitkan semangat kecintaan terhadap Kristus lebih dari siapapun selama 15 tahun saya melayani di gereja”. Hal ini diakui oleh Julie Romine selaku direktur kepemudaan di Gereja St. Lukas, Cordova yang mana kaum remaja St. Lukas saat itu mengundang Lost and Found dalam acara retreat remaja gereja tersebut tahun lalu.

     "Lewat musik mereka, antusiasme mereka bagi Kristus dan pesan injil yang jelas yang mereka sampaikan, mereka merangkul semua anak-anak dimanapun mereka berada. Kelompok band ini juga diakui dapat mengkomunikasikan kepada para remaja bahwa Yesus dapat mengubah hidup mereka.

     ”Matthew Geerdes, seorang mahasiswa jurusan psikologi di Texas Lutheran University, Seguin, yang juga masih berusia belasan tahun mengatakan bahwa,”ketika melihat Lost and Found seketika mampu merubah pandangan saya tentang hubungan saya dengan Tuhan,”ujarnya. Musik mereka secara terus menerus memberikan dampak yang besar dalam hidup saya”.

     Lost and Found sendiri mengatakan bahwa,"satu pesan yang ingin kami bagikan melalui keberadaan kami bahwa Tuhan mengasihi setiap orang dengan kasih yang tidak berkesudahan yang bukan didasarkan pada bagaimana perilaku kita, seberapa keras kita bekerja, seberapa bahagianya kita, atau seberapa bersemangatnya kita, tetapi faktanya Tuhan mengasihi kita karena Tuhan adalah Tuhan yang mengampuni dan berbelaskasih.” Tuhan yang telah mengubah dunia.

     ”Bridges, yang lulusan teologi dan kebijakan publik, mengakui bahwa dia lebih menyukai lagu-lagu hymne dan liturgi tradisional dalam  pujian penyembahan pada hari Minggu. Namun demikian, dia juga percaya bahwa doktrin musik modern Kristen dapat mencerahkan dan menguatkan orang-orang muda.

     Dalam persaingan industri musik modern saat ini mereka mengaku tidak menggunakan cara-cara yang umum dilakukan dalam promosinya. “Kami tidak melakukan cara-cara konvensional. Kami tidak membeli iklan di majalah-majalah. Produser musik tidak membiayai perjalanan tur kami, memasukkan kaset rekaman kami ke toko-toko musik atau mengatur wawancara di radio.Kami hanya terus melakukan perjalanau untuk kita seperti semalam di gereja, pertemuan bulanan kelompok remaja, dan membuat album dalam satu tahun. Kami berfokus pada satu pesan: “Allah telah melakukakan sesuatu melalui Kristus bagi kita yang tidak dapat kita lakukakan untuk diri kita sendiri. “Kami dapat melakukan semuanya untuk memberitakan Injil, dan tidak ada yang lain. Yang mana itulah yang membuat kami takjub...

     Band ini telah merilis sebelas album rekaman lewat Limb Record, yang adalah label musik independen mereka. Seluruh lagu mereka terdaftar dengan CCLI yang mana memungkinkan bagi CCLI manapun memproduksi lagu-lagu mereka dalam bentuk apapun.

     Beberapa album mereka antara lain: Everlastin` Alright (1982), We All Are (1987),  Our Third Album (1989), Hengh (1990), Sikkibahm (1995), THIS (1998), Lost And Found Christmas Album (1999), Something (2001), God Feeds Us (2001), Graceland (2003, Single (2003), Just George (2003), Speedwood Hymns (2004), The Early Years (2007).

     Selain itu, George Baum juga menciptakan beberapa lagu berdasarkan kisahnya antara lain: Treasure all God`s gifts, Listening to God`s whisper, Dressing space & servants, An unusual blend,  From trash to treasure.

     Lost and Found juga akan menggelar konsernya pada Festival Luther ke-500 pada tanggal 20-26 Juni 2011 mendatang di Wittenberg, Jerman. (Flo / Praise #16 / 2011).
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus