Leony

Leony

Published On Desember, 18 2012 | By Vido Fransisco Pardede

LEBIH SUKA NYANYI DI GEREJA KECIL

BANCI TAMPIL

            Nama gadis berwajah oriental ini pasti sudah lama tak terdengar lagi. Wajahnya pun sudah jarang kita lihat di layer televisi. Tapi itu bukan berarti dia meninggalkan dunia hiburan. Belasan tahun yang lalu suaranya sering kita dengar bersama kedua orang temannya yang tergabung dalam grup ‘Trio Kwek Kwek’.

            Leony mulai suka bernyanyi saat ia berumur dua setengah tahun. Sejak saat itulah ia mulai aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi. Karena seringnya mengikuti lomba nyanyi, akhirnya Papa T. Bob mengajaknya untuk masuk dalam Trio Kwek Kwek bersama Dhea Ananda dan Affandy.

            Leony sendiri mengaku tak mempunyai darah musik dari kedua orangtuanya. “Waktu kecil, aku banci tampil banget. Aku seneng banget tampil di depan banyak orang. Pengen tampil aja,” katanya saat ditemui PRAISE di rumahnya di kawasan Serpong.

            Tapi meskipun mengaku hanya suka tampil di depan banyak orang, toh Leony berhasil mengumpulkan 118 piala dari hasil perlombaan yang ia ikuti selama ini, dan kebanyakan adalah lomba nyanyi.

SELALU INGIN MENCOBA

            Setelah mencicipi dunia tarik suara sejak kecil, ia pun tergoda untuk menjajal kemampuan aktingnya. Sejumlah judul sinetron pernah ia geluti, di antaranya ‘Mr Hologram’, ‘Siapa Takut Jatuh Cinta’, ‘Ajari Aku Cinta’ dan juga beberapa judul FTV (Film Televisi) yang membuat dirinya menyabet penghargaan di Panasonic Award 2002 untuk FTV yang berjudul ‘Jangan Panggil Aku Cina’.

            Tak hanya terjun di dunia seni peran. Ia juga pernah unjuk kebolehan dalam memandu beberapa program acara di televisi, misalnya program anak-anak ‘Dunia Anak’, program musik ‘Klip Bintang’, program olah raga ‘Uber Cup’, ‘Preview Liga Inggris’ dan ‘One Stop Football’.

            Kehadiran Leony dalam dunia tarik suara yang sudah dilakoninya sejak kecil ternyata tanpa bekal apa-apa. Ia mengaku tak pernah belajar vocal secara khusus dan tak pernah belajar musik di manapun. “Aku cuma lihat-lihat aja kalau ada orang main gitar. Otodidak aja,” tutur gadis bernama lengkap Leony Vitria Hartanti.

            Dunia film ternyata juga menggoda Leony untuk mencobanya. Dia pernah bermain dalam film ‘Tapi Bukan Aku (2008)’ dan film ‘Identitas (2009)’. Dalam film keduanya ini ia mendapat peran yang benar-benar berbeda dari semua peran yang pernah ia lakoni. Yakni sebagai wanita pekerja seks tanpa nama yang mengalami diskriminasi, tapi mendapatkan cinta dari seorang pria. Sampai akhirnya dia meninggal dunia tetap dengan identitas yang tidak jelas.

PANDAI MEMBAWA DIRI

            Dunia hiburan yang selama ini ia geluti sangat rentan dengan kesan negatif, karena biasanya kehidupan para selebriti penuh dengan hingar bingar dunia malam. Tapi bagi Leony, hal itu tidak menjadi bagian dalam hidupnya. “Itu pilihan sebenarnya. Kalau mereka suka yang kaya gitu, ya itu pilihan mereka. Selama kita bisa menjaga diri denagn benar saya rasa nggak ada masalah. Saya cuma kerja aja, berkarya aja. Saya nggak hobi dugem dan clubbing,” katanya.

            Tapi meskipun sudah menjaga diri dengan baik, tetap saja dirinya pernah menerima berbagai macam gosip dan selalu menjadi incaran wartawan infotainment. “Saya sih nyantai aja. Asal kita bisa tegas sama wartawan. Saya nggak masalah diwawancara selama tidak mengusik kehidupan pribadi saya.”

BERJIWA SOSIAL

            Anak pertama dari 3 bersaudara ini mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Meskipun menjadi seorang public figure, tapi Leony tidak segan untuk mengunjungi tempat-tempat yang tergolong kumuh dan tidak mewah.

            Selain itu, sosok Leony adalah seorang yang peduli kepada lingkungan dan peduli kepada sesama. Hal ini terbukti dengan terpilihnya Leony sebagai duta sebuah acara amal yang diadakan oleh sebuah telivisi swasta tahun 2008 lalu. “Berbagi aja. Peduli lah sama lingkungan dan sesama. Karena semakin banyak orang yang tidak peduli, kita sebagai anak Tuhan harus peduli lah. Kalau bukan kita siapa lagi?” tanyanya.

            Hal ini juga yang menjadi sikap dan prinsip dalam melayani Tuhan. Bagi Leony ia tak pernah memilih-milih panggilan pelayanan dari manapun. Tapi ia lebih menyukai pelayanan di gereja atau tempat-tempat yang tidak mewah. “Saya lebih senang melayani ke gereja kecil. Kalau ke gereja besar rasanya sudah biasa. Kalau ke gereja kecil orang-orangnya kebanyakan mau cari Tuhan. Saya lebih senang pelayanan cuma dikasih gelas atau pajangan salib, itu lebih berarti dengan jemaat yang mencari Tuhan. Mereka jelas banget nggak berbisnis, (red: mencari keuntungan).”

TERUS BERKARYA

            Gadis yang pernah terlibat dalam album kompilasi rohani ‘Thanksgiving’ (2008) ini masih mempunyai mimpi untuk bisa terus berkarya dalam dunia hiburan, terutama dunia perfilm-an. “Musik itu kan lebih kepada ke-karyaan. Sebuah karya musik yang bagus adalah yang bisa menyentuh banyak orang. Karena karya buka fenomena. Tapi musik tidak segamblang film. Film itu sifatnya personal dan subyektif,” katanya.

            Leony ingin menyampaikan bahwa film adalah salah satu karya visual yang bisa membuat banyak perubahan. Karena itu kini ia memilih untuk menekuni dunia film. Di sini ia tidak lagi menjadi pemainnya tapi menjadi sutradara.

            Sebuah film bertema sosial sedang digarap oleh Leony, yang berjudul ‘Cendol’ Film yang bicara mengenai adanya perubahan sesorang karena uang. “Di film ini menceritakan perjuangan seorang tukang cendol yang bingung karena jaman sekarang orang lebih suka makan ice cream daripada beli cendol,” katanya saat PRIASE menanyakan sedikit filmnya.

            Dalam kesehariannya, gadis yang terlihat tomboy ini juga tidak mengesampingkan peran Tuhan dalam hidupnya. “Yesus kaya teman aja. Dia memang sosok yang agung dan mulia. Makanya saya suka bingung dengan orang yang kalau sakit nggak mau minum obat. Tuhan itu sudah sediakan semuanya jadi kita juga harus bertindak jangan berdoa aja. Kita hanya perlu bersyukur. Jangan selalu merepotkan Tuhan.”

            Saat disinggung mengenai hubungannya dengan Tuhan, ia hanya berkomentar singkat. “Langgeng-langgeng aja. Kalau orang pacaran,  fasenya sedang baik-baik aja,” ungkap cewek yang mengaku tidak suka dandan. (min / Praise #13 / 2010)
Sumber: www.majalahpraise.com

Biodata

Nama lengkap                        : Leony Vitria Hartanti
Tempat dan tanggal lahir         : Jakarta, 20 September 1987
Hobi                                      : Membaca, nonton film dan main gitar
Nama Orangtua                      : Andi H & Sovie Attan
Pendidikan                             : UPH jurusan Psikologi
Motto hidup                            : Terus berkarya dan jadi diri sendiri
Makanan Favorit                      : Mie ayam


COMMENT


.news-comments powered by Disqus