Kirk Franklin

Kirk Franklin

Published On Desember, 12 2012 | By Vido Fransisco Pardede

Musisi Yang Dilepaskan Dari Pornografi

       Kirk Franklin telah menjual lebih dari 10 juta album kurang dari 10 tahun. Ia adalah pemenang 3 kali Grammy Award dan 7 kali pemenang Dove Award. Hit single-nya "Stomp" membuat ia menjadi bintang di tengah kerumunan penggemar MTV. Tetapi karir Kirk beberapa tahun lalu sempat menciut ketika kehidupan pribadinya (bisa kita bilang ‘kehidupan rahasianya`) tidaklah lagi menjadi sebuah rahasia.

Suatu ketika ada seorang remaja pria yang memiliki kakak pria yang menyimpan majalah (porno) di bawah tempat tidurnya. Di situlah saya berkenalan dengan pornografi. Itu sewaktu saya berumur 8 atau 9 tahun. Dimulai dari situlah saya kecanduan pornografi”, pengakuan Kirk.

       Kirk rupanya membawa kebiasaan itu hingga ke pernikahan dengan istrinya, Tammy Franklin. Tammy sendiri baru mengetahui hal tersebut setelah dua tahun pernikahannya. ”Respon saya menjadi sensitif. Yang membuat saya bersyukur adalah ia melihat itu sebagai suatu masalah. Banyak pria yang menganggap hal itu adalah hal yang normal”, ungkap Tammy Franklin. Sejak pengakuan suaminya, hal pertama yang ia lakukan adalah mulai berdoa secara konsisten untuk kelepasan bagi suaminya.

Ada yang aneh tentang pornografi. Anda mengenal banyak orang (di tengah lingkungan yang baik) yang memiliki pendapat berbeda tentang ini. Ada beberapa pria kristiani berkata kepada saya: “saya lebih baik melakukan hal tersebut daripada saya selingkuh”. Sayapun mengatakan balik kepada mereka, ‘teman, kita selingkuh dari istri-istri kita disebabkan apa yang kita pikirkan, begitulah diri kita” pendapat Kirk tentang pornografi dan perselingkuhan

Berkenalan dengan Pastor Tony Evans

       Meskipun istri Kirk mengetahui masalahnya dan berdoa untuknya, belum ada yang menjadi partner untuk menolong integritasnya sebagai pria. Hingga akhirnya ia bertemu Pastor Tony Evans, seorang pria yang tidak silau dengan selebritis Kirk. Walaupun Kirk tergolong selebritis terkenal, tetapi ketika datang menghadiri ibadah di gereja Pastor Tony Evans tahun 1998, diperlakukan sama seperti jemaat-jemaatnya. “Kami menyadari karunia-karunia yang kamu miliki. Kami menghargai orang. Tetapi waktu datang kepada salib, anda diperlakukan sama seperti orang lain”, ujar Pastor Tony Evans kepada kirk Franklin.

        Kesaksian terakhir dari Kirk, "Saya telah dibebaskan dari semua ini. Orang lain bisa dibebaskan dan bertahun-tahun saya bertanya bisakah saya sendiri dibebaskan. Teman, sewaktu dulu saya sedang menggarap album-album, album yang dapat memberkati banyak orang dengan itu, dan saya sedang berjuang melawan pornografi. "Why We Sing" keluar pada tahun `93, dan saya berjuang dengan pornografi. "Stomp" keluar pada tahun `97, dan saya masih berjuang melawan pornografi. Itu adalah album-album dimana Tuhan berbicara dan orang yang mendengarnya meraih kemenangan kecuali saya. Saya pun mulai bertanya dan mencari-cari, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah, dan ini bisa menolong orang lain: kemenangan yang saya raih dari perjuangan melawan pornografi tidaklah datang dari pengalaman emosional, kemenangan saya datang dari Kebenaran. Ketika saya diajarkan Kebenaran, di situlah saya mendapatkan pembebasan. (diambil dari berbagai sumber / Praise #3 / 2008)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus