Kezia Aprilia

Kezia Aprilia

Published On Desember, 15 2012 | By Vido Fransisco Pardede

SUKA PELAJARAN MENGGAMBAR

HARI YANG KUTUNGGU

            Sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK), Kezia Aprillia memang sudah suka menyanyi. Hal itulah yang kemudian mendorong sang papa untuk membuatkan album rohani anak-anak. Pada bulan Juli 2008 yang lalu, Kezia merilis album perdananya yang berjudul ‘Hari Yang Kutunggu’.

            Yang dimaksud dengan hari yang kutunggu di sini adalah hari Minggu, karena pada hari tersebut, selain bisa bertemu dengan Tuhan Yesus, anak-anak juga sangat senang karena bisa bertemu dengan teman-teman mereka. Siswa kelas 5 SD ini ternyata juga suka menari, ia pernah memenangkan lomba ‘Senam Irama’ pada tahun 2003 lalu, di sekolahnya, di SD BPK Penabur Kelapa Gading, Jakarta Utara.

            Saat ditemui  PRAISE untuk diwawancarai tepatnya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Kezia selalu nampak malu-malu dalam menjawab pertanyaan yang PRAISE berikan. Seperti saat menceritakan awal mula ia membuat album. “Pertama Papi dapat tawaran dari Maranatha (red: Maranatha record, distributor album Kezia) lalu papi tanya aku, ya udah aku mau, terus rekaman sama syuting video klipnya,” tutur penyuka mie, kentang goreng dan nasi goreng itu.

MENGAGUMI PENDETA NIKO DAN MARIA SHANDI

            Setelah mengeluarkan album perdana ini, Kezia sering mendapat undangan pelayanan, misalnya dari gereja-gereja di Jakarta bahkan gereja di Singapura.

Gadis cilik kelahiran Jakarta, 10 April 1999 ini pernah belajar vocal di DMC Kelapa Gading, walau hanya sebentar. Jika mendapat undangan pelayanan menyanyi, ia lebih sering belajar vocal sendiri bersama dengan pengajarnya, yaitu Kak Adlin. Ada yang tidak biasa dari penyanyi cilik lainnya dengan Kezia, pasalnya Kezia lebih menyukai lagu-lagu dari Pdt. Niko Nyotorahardjo dan Maria Shandi. “Karena lagu-lagunya Pak Niko enak-enak dan kata-katanya gampang diingat, lagu yang aku suka lagu ‘Aku Percaya’, terus aku juga suka sama Maria Shandi karena lagunya juga enak aku paling suka lagu ‘Dia Mengerti’,”.

            Meski menggeluti dunia tarik suara, dalam hal makan Kezia tidak pantang makan makanan yang digoreng atau minum es. “Kalau mau rekaman atau nyanyi baru nggak boleh minum es. Kalau lagi sakit juga nggak boleh,” tutur putri dari pasangan Budi Hartono dan Lena Kurnia.

SUKA PELAJARAN MENGGAMBAR

            Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Kezia juga selalu mempersiapkan diri dalam pelajaran dan musik. Jika akan tampil menyanyi Kezia selalu latihan vocal dan berdoa. Begitu juga dengan pelajaran di sekolah. Ia selalu menyiapkan diri pada mata pelajaran yang disukai atau tidak disukai. Tapi Kezia lebih suka pelajaran menggambar. ”Karena aku suka gambar binatang, pemandangan, kartun  terus aku suka gambar desain baju-baju,” ujar gadis yang bercita-cita ingin menjadi seorang wiraswasta seperti papinya.

            Gadis cilik yang punya ayat emas di Efesus 6:1 ini ternyata juga menyukai tokoh-tokoh yang ada di Alkitab. “Aku suka sama Nuh, karena dia kaya orang gila bikin bahtera tapi akhirnya cuma dia sama keluarganya yang selamat dari air bah. Aku juga suka sama Yusuf, karena kisah hidupnya bagus,” tutur gadis polos yang juga menyukai penyanyi rohani Kevin dan Karyn.

            Putri pertama dari dua bersaudara ini juga sering melayani ibadah pujian dan pembawa kantong persembahan di Sekolah Minggu. Dalam dunia tarik suara Kezia tidak ingin terlalu dikenal masyarakat. “Aku nggak mau terkenal banget karena nanti keterusan, terus bisa sombong. Kata mami kita nggak boleh sombong,” ujar penyanyi yang bersekolah Minggu di GBI Gregoreo, Sunter, Jakarta Utara. (ras / Praise #8 / 2009)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus