Iwan Ang

Iwan Ang

Published On Desember, 12 2012 | By Vido Fransisco Pardede

“God Will Make a way not just Open the way”

Suaranya Khas

      Kalo dilihat pria yang akrab disapa Iwan Ang ini biasa saja. Namun siapa sangka pria kelahiran Solo ini punya suara yang begitu khas, nada suaranya tinggi dan terdengar begitu soft di telinga. Walaupun tidak begitu banyak membuat ornamen-ornamen  ketika bernyanyi seperti penyanyi masa kini namun siapapun yang mendengarkan ia menyanyi pasti terpikat oleh suara emasnya. Sejak kecil pria yang punya hobby makan nasi liwet dan timlo Solo ini sudah menjadi Kristen, dan tidak pernah absen sekolah minggu. Pada tahun 1997 ia memberikan dirinya dibabtis tepatnya di bulan February di Gereja Pengharapan Allah (Hope of God), dan sejak itu pula ia mengambil komitmen untuk aktif melayani Tuhan di bidang praise & worship dan menjadi pemimpin komunitas kecil di gerejanya. Baginya melayani Tuhan adalah suatu bagian terpenting yang tidak dapat dipisahkan dengan hal apapun juga. Passion  terbesarnya adalah menjangkau anak-anak muda supaya mereka lebih lagi mengenal Kristus dan berkarya bagi kemuliaan namaNya. Saat ini putra dari pasangan Anton David Tjahyadi dan Hetty Susanti ini aktif dalam pelayanan sebagai worship leader, berkhotbah, dan pelayanan di kalangan komunitas anak muda di Surabaya. Dan membangun sebuah bisnis di bidang wedding organizer.

Cerita Pahit Dibangku Smu

        Setiap insan di manapun berada pasti pernah mengalami kegagalan termasuk pemuda yang kini berhasil meraih gelar sarjana psikologi ini. Siapa sangka pemuda jebolan universitas Surabaya (UBAYA) ini pernah gagal dalam studynya ketika duduk dibangku SMU. Biasanya semua orang waktu mengalami kegagalan punya pemikiran yang berbeda beda. Pria penggemar warna putih dan biru ini sempat juga merasa down apalagi waktu itu ia sudah menjadi pemimpin pujian termuda dan menjabat sebagai pemimpin komsel di gerejanya. Pria pemilik nama lengkap Cahyo Guntur Setiawan ini mulai menjadi buah bibir di lingkungan teman-temannya bahkan satu persatu sahabatnya meninggalkannya karena dianggap sudah menjadi batu sandungan kala itu. Saya benar-benar merasa sangat down sekali, terlalu banyak pelayanan sehingga tidak bisa mengatur waktu dalam study saya, disinilah kesalahaan yang saya lakukan, sahabat-sahabat saya pun mulai meninggalkan saya karna merasa kecewa. Waktu di kamar saya ambil waktu doa, saya benar-benar tersungkur meminta ampun dari Tuhan, saya tau saya salah, karna tidak bisa membagi dan mengatur waktu dengan baik sehingga saya gagal dalam study. Saya menangis dan saya benar-benar menyesal waktu itu, bahkan saya merasa gagal untuk  menjadi berkat bagi orang lain, tetapi satu suara lembut di tengah air mata dan doa saya, Tuhan membisikkan bahwa buluh yang terkulai tidak akan DipatahkanNya dan sumbu yang t’lah pudar nyalanya tidak akan dipadamkanNya. Karna Dia  akan jadikan indah pada waktuNya. Kata-kata itulah yang membuat saya mengerti betapa Tuhan memberikan kepada saya sebuah kesempatan untuk bangkit dari kegagalan saya dan memperbaiki semua kekurangan yang saya miliki sehingga saya bisa menjadi berkat dan jawaban untuk orang lain terlebih keluarga saya terlebih dahulu”.  Akhirnya dengan kekuatan dan penghiburan yang ia dapatkan dari Tuhan sekaligus dukungan moril dari kedua orang tuanya akhirnya pria yang jago menyanyikan lagu pop dan Jazz ini pun sadar kembali dari mimpi buruknya.

Kado Terindah Dari Tuhan

       Ada yang menarik dari penuturan pria berkulit putih ini. Biasanya banyak orang mendapat talenta menyanyi sejak kecil namun  ia mendapat talenta menyanyi dari Tuhan saat ia pertama kali memberi diri untuk melayani Tuhan sebagai singer pada tahun 1997. Di saat yang sama ia berbicara pada dirinya sendiri kelak suatu saat nanti ia akan membuat album rohani dan juga menjadi penyanyi rohani bukan hanya memberkati Indonesia saja tapi sampai ke bangsa-bangsa lain juga. Walaupun melangkah dijalanNya Tuhan tetap saja ia tidak pernah terlepas dari proses. Di tahun 2003 pria yang ngefans dengan  Andi Lau ini melanjutkan kuliahnya di Universitas Surabaya jurusan Psikologi.  “Saya tertarik dengan Psikologi karna saya sering menerima konseling dan curhat dari anak-anak komsel waktu SMA, jadi saya terpanggil untuk bisa melayani jiwa-jiwa yang membutuhkan jawaban, dalam proses konseling pun sangat banyak aspek, tehnik dan aturan yang kita pakai, karna kebutuhan manusia tidak hanya tubuh saja, tetapi masih ada jiwa dan roh, jadi untuk itulah saya belajar Psikologi”, Katanya dengan bersemangat.      

      Ditahun 2003 ia mulai memberanikan diri menjadi penyanyi di acara-acara pernikahan. Tuhan semakin mengangkat hidup pria yang belum genap berusia 28 tahun ini. Di ajang pembuktian bakat yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun Tv swasta ia menduduki peringkat 10 besar dari ribuan orang yang ikut audisi saat itu. Banyak jalan-jalan Tuhan yang tidak bisa kita selami.  Tuhan Yesus sering kali menolong kita dengan cara yang unik yang tidak bisa kita pikirkan dengan logika kita.  Karena cara Tuhan yang unik akhirnya pria yang punya hobby travelling ini akhirnya masuk dalam dunia rekaman. Berawal dari coba-coba menjadi wedding singer di sebuah acara pernikahan di kota Surabaya Tuhan mempertemukannya dengan seorang produser yang bernama Bpk.Elfendy Tedja. Singkat cerita akhirnya Bpk. Elfendy Tedja mengundangnya untuk mengisi sebuah lagu di sebuah album dengan judul ’Kuatkanlah Hatimu’, disusul dengan beberapa album kompilasi dimana di dalam album tersebut ia menyanyi dengan beberapa penyanyi rohani yang namanya sudah dikenal publik seperti Franky Sihombing, Jason, Jaqline Celosse, Regina Pangkerego, Wawan Yap.
     
      Tuhan Yesus luar biasa memberikan kejutan-kejutan indah dalam kehidupan pria yang  sudah bertunangan dengan Stephanie Julia Tedja ini. Pada tahun 2010 Blessing Music Record melalui Bpk.Kiki Hastono, memberikan kepadanya  sebuah kepercayaan yang sangat luar biasa untuk bergabung menyanyikan sebuah pujian berjudul “Kuasa Tuhan” dalam album kompilasi “New From Jonathan Prawira” bersama dengan penyanyi rohani senior lainnya seperti Wawan Yap, Regina Pangkerego, Alvin AFI, dll. Tuhan yang begitu dahsyat itu semakin membuatnya kembali terkagum-kagum karena pada tahun 2010 mimpinya  untuk membuat sebuah album saat pertama kali menjadi singer 14 tahun yang lalu akhirnya terwujud di bulan Oktober sebulan sebelum ia merayakan ultahnya yang ke-28. Sebuah single hits album perdana Iwan Ang berjudul ‘Kasihmu Sempurna’ akhirnya berhasil di rilis di bawah naungan label  Blessing Music. Dan lagu yang bertitle ‘KasihMU Sempurna’ pernah menjadi best request di beberapa radio Indonesia dan diperdengarkan sampai ke negeri Hongkong. Saat diwawancara PRAISE pemuda berwajah tampan ini juga menyelipkan rasa terima kasihnya yang tak terhingga kepada kedua orang tuanya yang selalu mengajarkannya untuk tidak pernah menyerah dalam segala keadaan.

 “God Will Make a way not just Open the way” kata pria berwajah oriental ini dengan mantap. PRAISE berharap saat kita membaca pengalaman hidup dari Iwan Ang pola pikir kita tentang Tuhan semakin diubahkan. Tuhan bukan hanya akan membuka jalan, tetapi Dia bisa menciptakan jalan baru bagi mereka yang percaya dan berharap padaNya. Jalan baru yang mengantarkan pada semua mimpi kita, asal sesuai dengan rencanaNya. (Tn / Praise #18 / 2011)


COMMENT


.news-comments powered by Disqus