Irwan Alexander

Irwan Alexander

Published On Desember, 19 2012 | By Vido Fransisco Pardede

MENYADARI PANGGILAN TUHAN

PUNYA HATI MELAYANI

            Malam itu seorang pemuda tampan sedang asyik berkotbah dengan semangat yang membara. Sesekali ia memberi guyonan ringan kepada para hadirin agar tidak tegang. Ia pun mengajak hadrin untuk ikut berinteraksi dalam kotbahnya agar mereka tidak bosan. Tak hanya berkotbah saja, pria yang malam itu menjadi central acara juga memberi kesaksian pujian dari lagu ciptaanya yaitu ‘Bagai Rajawali’ dan ‘Immanuel’. Dia adalah Irwan Alexander.

            Kalau akhir-akhir ini Anda sering melihat Irwan sebagai pembicara dalam berbagai ibadah kaum muda atau KKR anak muda, jangan heran dulu, karena ia memang terbeban untuk generasi muda di Indonesia.

            Irwan yang lahir di Surabaya tapi dibesarkan di Australia sangat terbeban untuk generasi muda Indonesia. Ia menggunakan segala talentanya untuk melayani Tuhan saat itu, termasuk menciptakan lagu dan menyanyi.

            Sejak umur 4 tahun Irwan mulai belajar musik, dari mulai belajar keyboard, piano, drum dan gitar. Lantas ia membentuk sebuah band rohani yang bernama ‘Amazing Boys’ bersama adik-adiknya. Tidak mudah membuat merilis album rohani, banyak pengalaman tidak menyenangkan yang Irwan alami. “Kita ditolak sama label, dibilang band anak Sekolah Minggu, diketawain, kalau promo paling lakunya cuma 1 atau 2 album,” ungkap cowok yang lahir 10 April 1985 lalu.

            Melalui musik Irwan menyadari panggilan Tuhan dan punya hati melayani yang sungguh untuk melayani Tuhan. Karenanya ketika banyak kendala yang dihadapinya dalam bermusik tak mematahkan semangatnya. “Aku percaya setiap proses akan membuat kita dewasa dalam Tuhan, kalau kita lakukan untuk Tuhan,” katanya.

KETEMU YESUS

            Irwan terlahir dari keluarga Kristen, tapi ia baru serius mengenal Tuhan dan lahir baru saat umur 12 tahun. Dan tahun-tahun berikutnya Tuhan memberikan peneguhan-peneguhan kepadanya melalui mimpi selama tiga hari berturut-turut. “Hari pertama aku mimpi di suatu kota gede banget aku lihat wajah Yesus terang banget. Lalu di hari kedua aku mimpi ada suatu taman gede banget sampai pohon-pohonnya memancarkan sinar dan di situ aku lihat Yesus lagi berdoa di batu. Hari ketiga aku mimpi, ada suatu negara atau bumi dan banyak orang di sana berbondong-bondong menyebut nama Yesus. Dan aku ada di panggung sama semua orang itu,” papar penyanyi yang menjadikan 1 Korintus 2:9 menjadi ayat favoritnya.

            Dari mimpi-mimpi inilah Irwan percaya bahwa itu adalah konfirmasi dari Tuhan untuk menjadi hamba Tuhan yang tidak hanya bernyanyi tapi juga berkotbah. Tak perlu menunggu waktu untuk melakukan salah satu bagian dari rencana Tuhan itu, karena saat masih kuliah di Akademi Musik Australia, Irwan tak hanya mendapat mata pelajaran musik tapi juga mata pelajaran menginjil dan setiap seminggu sekali para mahasiswa itu diwajibkan untuk mempraktekkan ilmu tersebut. “Itu pengalaman berkesan banget dan sekarang aku kangen banget. Waktu aku menginjili mereka ke rumah-rumah, aku bertemu orang tua yang sendirian, ngajarin bahasa Inggris. Ada orang-orang yang perlu ditemenin atau rumahnya dibersihin,” tambahnya.

MEMBANGUN YOUTH CENTER

            Meskipun punya wajah yang cukup komersial untuk masuk ke dunia hiburan Tanah Air, tapi ternyata Irwan tak pernah tergoda untuk mencicipinya walau ada tawaran yang menghampirinya. “Aku pernah ditawarin main sinetron sama salah satu PH (Production House) cukup terkenal tapi nggak mau. Aku merasa panggilanku bukan di situ. Hatiku ada di ministry. Ada orang-orang yang dipanggil untuk ada  di dunia entertainment, ada orang yang dipanggil untuk berkotbah dan setiap orang harus lakukan bagian masing-masing,” jelas cowok yang sering menjadi juara dalam kompetisi musik tingkat Asia dan International beberapa tahun lalu.

            Saat ini mimpi Irwan cuma satu yaitu membuat youth center. Irwan yang sudah mendirikan dua komunitas anak muda bernama Legacy Community dan Grace Community masih berharap kalau suatu saat ia bisa mempunya sebuah youth center yang besar. “Aku mau ajak anak-anak muda ngumpul bareng dan saling share. Aku ingin gereja-gereja bersatu dan itu semua harus dimulai dari anak muda. Aku berdoa semoga gereja jadi satu. Ayo kita sama kerja buat kota dan negeri kita,” imbuhnya.

            Tak cuma mimpi itu yang jadi rencana Irwan, tapi masih ada keinginan pribadi Irwan sebagai anak muda. “Aku sudah punya tunangan dan tahun depan kita akan menikah,” katanya. Tapi kira-kira criteria wanita pilihan Irwan seperti apa ya? “Yang pasti harus punya hati kaya Ester, punya hati untuk mengasihi bangsa ini. Dan mendukung karir saya, karena di balik kesuksesan seorang pria ada wanita yang bijak,” jawab kekasih Jessica Hendra ini mantap. (min / Praise #15 / 2010)
Sumber: www.majalahpraise.com

BIODATA

Nama lengkap                        : Irwan Alexander Kartiko
Tempat tanggal lahir                : Surabaya, 10 April 1985
Nama Orangtua                       : Fredrick Kartiko & Linda T
Tokoh idola                             : Joseph Prince
Album                                    : 1. Bagai Rajawali (2006) 2. Immanuel (2008) 3. Worship Platinum (2010) 4. New From Jonathan Prawira (2010)
Prestasi                                  : - Juara Yamaha Internasional Music Festival di Japan tahun 1991,1998,2001
                                               - Juara Yamaha Electon Festival tahun 1997,1998-1999
                                               - Duta UNICEF PBB Indonesia untuk Vietnam tahun 1998


COMMENT


.news-comments powered by Disqus