Indie Gospel Positive Life "IGPL" season 2

Published On April, 06 2015 | By Vido Fransisco Pardede

Jakarta, PRAISE Online
         
          Banyak cara untuk mulai melayani Tuhan dengan apa yang terdapat pada diri masing-masing dari kita. Seperti bakat bermusik, bernyanyi ataupun menciptakan lagu yang berisikan syair-syair indah. Seperti halnya sekelompok muda-mudi yang tergabung dalam Positive Life Management, mereka rindu agar setiap anak Tuhan yang memiliki bakat dalam hal bermusik, dapat langsung menyalurkannya lewat ajang Festival Musik  “IGPL” (Indie Gospel Positve Life) yang dilakukan secara ONLINE (www.igplmusic.com). (lihat disini). Sejak dimulainya Indie Gospel Positive Life “IGPL” season 2 pada 20 September 2014, respon dari masyarakat pun cukup banyak dan tercatat sebanyak 68 peserta yang mendaftarkan diri mereka untuk menunjukkan bakat mereka dalam bermusik. Tidak hanya band atau penyanyi saja yang ikut namun juga mereka yang  memiliki talenta menciptakan lagu. Seperti halnya pada season 1, mengusung tema Positive Message dimana peserta bisa memberikan pesan positif dari hasil karya musik mereka. Ada perbedaan yang sangat mencolok dibandingkan IGPL season 1 dalam segi materi lirik lagu dan aransemen musik, hal ini pun juga diungkapkan oleh Yehuda Dwi Santoso, “season yang kedua ini saya melihat musikalitas mereka lebih bagus dan lebih matang dan lagu-lagu mereka lebih kaya akan warna-warna dari musik gospel yang ada sekarang ini.” Hal senada juga dikatakan oleh Danar ‘idol’ salah satu juri IGPL Festival,”untuk season yang sekarangitu lebih variatif, lebih bagus, leih kaya dan mereka lebih berani untuk angkat topik-topik yang berbeda jadi nggak cuma monoton topik yang biasa kita denger secara global umum.”
          Setelah melewati penyaringan hingga 30 besar, pada 31 Maret 2015 terpilihlah 15 finalis yang berhak untuk tampil di Final IGPL season 2 di Tribeca Central Park, Jakarta Barat 05 April 2015. Selain itu, hadiah rekaman album kompilasi untuk 15 finalis dan rekaman video klip untuk juara 1,2, dan 3 sudah menanti. Tak ada kata menyerah untuk meraih impian, dan tak ada yang bisa menghalangi untuk menuju masa depan yang cerah. Ini mungkin bisa menggambarkan perjuangan dari 15 finalis terpilih, sekalipun jarak yang begitu jauh namun kesempatan yang telah Tuhan berikan tidak boleh dilewatkan begitu saja. Seperti finalis asal DI Yogyakarta (Bakat Terpendam)  mereka rela untuk berlabuh ke Jakarta demi memperjuangkan impiannya bisa berkiprah di dunia musik Gospel Indonesia.
          Berani menampilkan bakat mereka secara percaya diri, purity, originalitas inilah kata kunci yang dibocorkan oleh Danar ‘idol’, Billy Simpson, dan Bobby Febian ketiga juri IGPL Festival. Dihadiri oleh para pendukung dari beberapa finalis dan para pengunjung mall Central Park, akhirnya final IGPL Festival dibuka oleh penampilan Yehuda Dwi Santoso “The Messenger” dengan lagu Berbeda Indah yang sebelumnya ditunda karena guyuran hujan. Tiba saatnya 13 finalis yang telah tak sabar untuk menunjukkan talenta mereka di depan juri dan penonton, diawali B-Pro, dilanjutkan oleh 4 finalis Melinesco, Shela Ocktaviani, Ludwig Nathanael dan Bakat Terpendam yang masing-masing unjuk skill mereka. Sang jawara IGPL season pertama Stefano Sanjaya juga turut meramaikan acara dengan single nya “Bapa Selidiki Hatiku”. Bergilir finalis Ark Of Prayer, Yudihans dan Nintendo menampilkan lagu mereka sebelum disela oleh penampilan Danar ‘Idol’. Nuel , Paulina Chan, KGC Unity, Xtreme Lewi dan finalis terakhir Leonardo juga menunjukkan aksi panggung mereka. Tak ketinggalan diakhir acara Billy Simpson dan Bobby Febian ‘One Way’ juga tampil untuk menghibur para penonton lewat lagu yang mereka nyanyikan. Tiba di saat yang ditunggu, pengumuman pemenang juara 1,2, dan 3 IGPL Festival season 2 dan atas keputusan ketiga juri finalis “Bakat Terpendam” dari DI Yogyakarta terpilih sebagai Juara 1 dan juara kedua jatuh pada Paulina Chan, Juara ketiga diberikan kepada Xtreme Lewi. Sungguh ini hasil yang objektif karna penampilan mereka (Bakat Terpendam) yang membawakan lagu “Berbeda” sangat luarbiasa, dengan lirik lagu yang kental dengan nasionalisme dan dibalut sentuhan musik reggae membuat Bakat Terpendam menjadi sang jawara. “wah out of imagination and expectation juga yaaa, kita dipilih gitu bisa menang, karna sebenernya aku pribadi merasa memang dari skill kita itu jauh di bawah rata-rata yang seharusnya seorang dengan musikalitas yang bagus ya. Aku sadar diri kalau kita gak mungkin menang, memang materinya lebih luas untuk bisa dijangkau semua orang,”kata Markel sang Gitaris “Bakat Terpendam”
          Selamat untuk band Bakat Terpendam yang tepilih menjadi juara 1 Indie Gospel Positive Life “IGPL” Festival season 2. Dan kedepannya band asal Yogya ini bisa melahirkan karya-karya demi untuk memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus. Ada bocoran info juga nih, akan ada lagi IGPL season 3 dalam waktu dekat ini, ayo bagi kalian seorang solois, band, atau pencipta lagu ikuti Festival ini dan saatnya kalian tunjukkan musik yang lebih baik. “Vido F Pardede”


COMMENT


.news-comments powered by Disqus