Friley Fonda "TW Youth"

Published On Mei, 31 2013 | By Vido Fransisco Pardede

"MASA LALU BUKANLAH PENENTU MASA DEPAN"

     Tidak sedikit orang jatuh ke dalam narkoba, mulai dari orang biasa bahkan sampai artis-artis terkenal sekalipun. Karena banyak orang beranggapan bahwa drugs atau obat-obatan itu bisa membawa mereka ke dalam dunianya sendiri, bisa nge-fly. Mungkin berawal dari melihatnya, menyentuhnya, secara perlahan pasti ada rasa keingintahuan dan dorongan untuk mencoba barang yang bisa membuat masa depan suram ini. Tanpa disadari, lambat-laun rasa keingintahuan itu akan menjadi hantu bagi kita untuk terus dekat, bahkan terikat dengan yang namanya narkoba itu.

MASA LALU YANG KELAM
     Friley Fonda
adalah salah satunya. Pria kelahiran Jakarta, 21 Juni 1981 ini  adalah seorang gitaris dari True Worshippers Youth (TW Youth). Mempunyai background yang tidak terlalu baik, Fonda terjerumus ke obat-obatan terlarang (Narkoba). Pada Tahun 1995, saat Fonda masih kelas 3 SMP adalah awal mula dia mengenal barang terlarang tersebut. Sejak itulah Fonda mulai mencoba sebuah kenikmatan baru dan akhirnya dia terikat oleh bubuk putih itu. Sebanyak 7 kali Fonda masuk keluar pusat Rehabilitasi, mungkin bisa dibilang dia pecandu berat. Tepatnya di awal tahun 2001, untuk pertama kalinya lelaki ini memutuskan untuk masuk ke pusat rehabilitasi, selang beberapa hari ia bertindak nekat dan berhasil melarikan diri dari tempat itu dan kembali mencari sesuatu yang mungkin dia anggap sebagai obat penenang itu. Kedua kalinya ia pun masuk ke dalam panti itu, terus terulang kejadian-kejadian dimana ia kembali ke dunianya itu. Seperti orang bebal yang selalu jatuh ke dalam dosa yang sama, mungkin itu gambaran dari dia. “Sbab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali”  (24:16), inilah masa kelam dalam perjalanan hidup Fonda. Untuk Ketujuh kalinya ia jatuh  dan menghabiskan masa mudanya hanya di dalam tempat pengasingan. “Butuh waktu lama untuk lepas darinya, saya juga harus menemukan sesuatu yang lebih enak dari narkoba itu sendiri, karena narkoba itu pastinya enak.” Ungkap Fonda saat di temui PRAISE.

TITIK BALIK
     Tahun 2005 adalah tahun dimana Fonda mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan, dia mulai sadar kalau dia harus kembali kepada Tuhan dan bisa menjadi berkat untuk banyak orang. Inilah awal titik balik Fonda, mulai mencari Tuhan dan melepas masa lalunya yang buruk itu. Dan di tahun itu pula tak lama setelah ia pulih dari masa lalunya, Fonda mulai melayani Tuhan. Fonda tergabung dalam Team Praise & Worship JPCC dan ia menjadi gitaris dari True Worshippers Youth. Kembali mendapatkan  kepercayaan dari orang orang disekelilingnya adalah sesuatu yang enak bagi Fonda, mungkin bisa dikatakan inilah sesuatu yang lebih enak dari nikmatnya narkoba itu sendiri.
     Memang kita sebagai orang percaya selalu diangkat oleh Tuhan sekalipun kita telah terjatuh terlalu dalam. Dan Tuhan akan menjadikan kita bukan ekor tetapi kepala, seperti yang Tuhan janjikan bagi orang yang taat kepadaNya dalam Ulangan 28:13, Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun…”.  Di tahun 2006 Fonda terpilih menjadi ketua komsel Youth JPCC, itu merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi Fonda, karena dengan menjadi pemimpin, dia bisa membagikan pemikiran-pemikirannya kepada yg lain, bisa menjadi inspirasi dan dapat share tentang Firman Tuhan. “Dari hal tersebut saya bukan hanya bisa sekedar menginspirasi, tetapi juga bisa membagi nilai-nilai yang baik tentang Tuhan kepada yang lain .
     Perjuangan yang sangat besar Fonda supaya bisa menjadi berguna bagi Tuhan dan orang lain tak lepas dari orang-orang yang selalu memotivasi dan memberi banyak inspirasi kepadanya. Fonda menyebutkan diantaranya; Ps. Jeffrey Rachmat,  Jose Carol,  Sidney Mohede, Alvi Radjagukguk, Jussar Badudu, “ bahkan masih banyak lagi dan dalam otak saya selalu ada tempat untuk mereka semua.” demikian pengakuannya.

MENYONGSONG MASA DEPAN
     Selain musik, Fonda juga membagi cerita pengalaman hidupnya dengan menuangkannya ke dalam buku yang berjudul “Siang Sang Terang”yang dirilis April 2013. Dengan detail dia menceritakan semua apa yang terjadi pada dirinya saat dia jatuh dalam dosa narkoba. Tidak ada pikiran malu dalam diri Fonda, karena ia memang ingin menjadi saluran berkat untuk orang-orang terutama menjadi inspirasi bagi mereka yang mungkin belum bisa lepas dari keterikatan dosa seperti itu. Saya pikir tidak semua orang yang berani menceritakan masa lalu yang gelap atau buruk.” kata pria yang hobi baca ini.
     Tidak dipungkiri, memang tidak semua orang berani untuk menceritakan dengan jujur tentang masa lalunya yang buruk. Tetapi beda dengan Fonda, karena Fonda mengalami pemulihan dari Tuhan lepas dari dosa yang mengikat dia selama 10 tahun itu. Dia menyaksikan pengalaman hidupnya untuk memberitahukan kepada semua orang bahwa masa  lalu yang gelap sekalipun, pasti Tuhan menolong dan mengangkat lebih tinggi bahkan menjanjikan masa depan yang penuh harapan. Fonda mewakili muda-mudi sezamannya yang memiliki masa lalu yang kelam, tetapi setelah mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus, mampu bangkit bahkan kini sedang menyongsong masa depan untuk menggenapi rencanaNya.
(VF & And) 

Nama Lengkap             : Friley Fonda
TTL                             : Jakarta, 21 Juni 1981
Nama Istri                   : Tasya Yeo
Nama Orang Tua          : Moelyono Poernomo & Tjiam Khui Tjeng
Anak ke                      : ke 1 dari 3
Hoby                          : Baca


COMMENT


.news-comments powered by Disqus