ELVIRA NATALI

Published On Februari, 05 2015 | By Vido Fransisco Pardede

COBA-COBA MALAH HASILNYA MEMUASKAN

 

Jakarta, PRAISE Online

           Nama Elvira Natali mulai dikenal publik semenjak hasil karyanya sebuah novel fiksi remaja berjudul “Janji Hati” sukses diterbitkan bahkan menjadi best seller. Namanya semakin melejit saat karyanya itu diangkat ke dalam film layar lebar yang diproduseri langsung oleh Rudi Soedjarwo dan menjadi pemeran utama wanita di film tersebut. Terlahir sebagai anak sulung dari pasangan Frickvan dan Christina Kurniati. Sejak kecil Vira (begitu nama akrabnya) pindah ke Bandar Lampung dan tinggal disana hingga usianya menginjak 17 Tahun. “Kalau mama dari Lampung kalau papa dari Riau, jadi aku lahir di Jakarta nah karna mamaku kan kerja di Lampung buka usaha di Metro jadi aku pindah ke sana dari kecil sampai lulus SMA.” Ugkap Elvira.

MASA SEKOLAH
         Waktu masih kecil Elvira Natali tergolong anak yang pintar di sekolahnya. Terbukti saat masih duduk di bangku sekolah dasar di SD Xaverius Metro baru semester pertama, ditawari oleh gurunya untuk langsung lanjut ke kelas dua. Sontak kedua orang tuanya kaget setelah mendengar tawaran itu. Ternyata usut punya usut guru beralasan kalau Elvi terlalu lancar di kelas satu jadi lebih baik langsung lompat ke kelas dua. Menanggapi hal itu kedua orang tua memutuskan untuk Vira tetap di kelas satu karena mengingat usianya yang masih muda. Seperti kebanyakan orang tua yang mengharapkan anaknya bisa menjadi anak yang pintar bahkan menjadi juara kelas. Begitu yang dirasakan oleh kedua orang tua Vira, saat di bangku kelas satu sekolah dasar Vira mendapatkan ranking 3, kelas dua mendapatkan ranking 2, dan di kelas tiga Vira menjadi juara kelas. Tetapi semenjak naik kelas empat nilai mulai merosot karena pindah ke kelas unggulan. “Trus mulai turun lagi turun lagi, kelas empat aku ranking 2, kelas lima aku kan pindah ke kelas unggulan agak susah bersaingnya jadi aku nggak 10 besar tapi masuk 15 besar.” Jelas Vira. Di bangku SMP dan SMA pun Vira tetap menjadi murid pintar di sekolahnya dengan meraih peringkat 5 dan 10 besar. Perasaan bangga orang tua atas raihan anaknya mungkin itulah sedikit gambaran perasaan kedua orang tua Elvira Natali.

AWAL MULA MENULIS
         Gadis berdarah Riau ini tidak hanya pintar di pelajaran sekolah saja, Vira saat beranjak ke SMA mulai mengenal hobi barunya yaitu menulis. Dan Vira mengaku lebih fokus ke hobi menulisnya itu tetapi tetap dapat nilai bagus di pendidikan juga. Bermula di tahun 2010 saat masuk SMA, karna kesukaannya membaca novel sampai akhirnya disaat waktu luangnya Vira iseng-iseng mulai menulis. Vira mengaku sebenarnya hanya untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan rasa bosan, ia menumpahkan ide dengan tulisan awalnya berupa cerita pendek namun lama kelamaan ia semakin jatuh hati dengan dunia menulis hingga menjadi hobi. Kegigihan Vira untuk menggeluti hobinya itu membuahkan hasil yang maksimal. Hingga Saat ini di usianya yang baru 18 Tahun, Vira sudah merampungkan tulisannya sebanyak 4 Buku dan yang mengejutkan dua tulisan Vira “Janji Hati (2013)” & “Return (2014)” berhasil dicetak dan di terbitkan oleh penerbit buku terbesar di Indonesia yaitu Gramedia Pustaka Utama. Tentu saja tidak mulus jalan yang Vira lalui hingga tersebarnya karya Gadis kelahiran 25 Desember 1996 itu. Coba-coba bisa menjadi best seller, Vira mengaku bahwa awalnya ia sekedar coba-coba karna prinsipnya ia hanya ingin berkarya di seni. Tak disangka melalui proses yang cukup panjang hasil karya Vira Buku yang berjudul “JANJI HATI” bisa terbit dan menjadi Best Seller membuat Vira seakan tak percaya.

DILARANG ORANG TUA
           Vira mengaku kalau ia tidak bisa membagi waktu antara belajar dan menulis sampai akhirnya ia jatuh sakit karena terlalu asyik menulis. Berhari-hari ia tidak masuk sekolah karena sakitnya itu. Dari situlah kedua orang tua Vira melarangnya untuk berhenti menulis karena . Mengidap penyakit sejak September 2010 membuat Vira bolak balik dirawat ke rumah sakit. Tetapi semangat yang tak pernah padam dari Vira membuatnya semakin kuat hingga penyakitnya sembuh di tahun 2012. Walau sempat mendapat larangan dari kedua orang tua, lantas tak membuat Vira memutuskan hobi menulisnya itu. “Tapi aku buktiin pada mereka bahwa aku sakit bukan karna aku berkarya, aku buktiin itu setelah aku mulai fit dan mereka jadi mendukung”. Dan sejak itulah kedua orang tuanya mensupport Vira hingga terbukti karyanya mulai dikenal oleh banyak orang. Gadis yang kini menempuh pendidikan Marketing di Universitas Prasetya Mulya BSD Tangerang ini ternyata juga sangat suka menyanyi dan bermain musik. Elvira sering menunjukkan bakat bernyanyinya itu di acara ibadah gerejanya sewaktu di Lampung. Tak hanya bakat tarik suara, Vira juga pandai memainkan alat musik piano khususnya musik classic. Tetapi sayangnya ia tidak terlalu mengeksplor bakat pianonya tersebut ia malah lebih memilih di dunia tarik suara. Penggemar Ariana Grande ini mengaku punya rencana dalam waktu dekat ini akan membuat album rohani. Vira pun mengatakan kepada PRAISE arti musik bagi dia adalah sebuah tantangan

MERAMBAH DUNIA AKTING
           Berawal dari ajang film pendek tingkat Provinsi Lampung, Elvira Natali mulai berakting mewakili SMA-nya. Tak disangka hanya awalnya hanya coba-coba ternyata bisa meraih juara 1. Sejak itulah terfikir olehnya untuk tidak berhenti sampai disini, coba-coba lagi meningaktkan potensinya. Bergabung dengan Pusat Pendidikan Kilat Film “Rumah Terindah” milik Sutradara ternama Indonesia Rudi Soedjarwo, disanalah Vira mengasah potensi aktingnya. Berkat didikan dan gemblengan dari seorang yang telah lama berkiprah di dunia per-film-an Indonesia, tak butuh waktu lama untuknya bisa mengembangkan bakatnya itu. Bermain di film layar lebar pun akhirnya ia rasakan. Di Film “Janji Hati” adapatasi dari Buku Novel karangannya sendiri “Janji Hati”, Vira berhasil memerankan tokoh fiksi Amanda seorang gadis remaja yang mempunyai masa lalu yang buruk dan terjebak dalam cinta segitiga. Memang banyak kerja keras jika kita ingin memperoleh hasil yang memuaskan, itupun yang ia lakukan. “Aku kan baru pertama di layar lebar, jadi aku digembleng habis-habisan, aku reading itu 2 bulan dan tiap hari dari jam 10 pagi sampai 6 sore aku reading, pokoknya itu itu lagi dan diulang-ulang, dan aku mesti merubah cara duduk, cara jalan...,”jelas Vira. Beradu akting dengan Aliando Syarief artis muda yang sedang naik daun lewat debutnya di sinetron GGS tak membuatnya mearasa minder, malah sebaliknya ia merasa senang dan ia juga sempat mengatakan kalau kehadiran Aliando bisa mendongkrak film perdananya itu. Muda, berparas elok, pintar, multi talent, sekilas gambaran dari Elvira Natali. Namun talentanya itu malah seakan membuat Vira bingung untuk menemukan jati dirinya dan jalan kemana ia akan fokus. Wajarlah saat PRAISE menanyakan harapannya, sambil tersenyum spontan ia menjawab “Harapannya aku tau apa yang benar-benar mau aku fokusin”. DON’T CARE ABOUT PEOPLE THINK, JUST DO YOU ! inilah kata motivasi Vira dalam menjalani hidup ini.

Di akhir percakapan Elvira sempat titip pesan untuk para sahabat PRAISE “Kalau kita berkarya semua itu titipan Tuhan jadi kita tidak bisa ngandelin diri sendiri, jangan pernah putus asa, tetap percaya kalau Tuhan akan selalu ngasih yang terbaik buat anak-anakNya, rancanganNya itu nggak pernah buat kita celaka tapi buat kita naik naik dan naik.” (VFP)


COMMENT


.news-comments powered by Disqus