Eka Deli

Eka Deli

Published On Desember, 19 2012 | By Vido Fransisco Pardede

“Mengharumkan Indonesia”

DIPAKAI TUHAN UNTUK BERDOA

            Sekilas nama Eka Deli seperti antara ada dan tiada. Kenapa?Alasannya sudah jelas karena jika orang ditanya apakah kenal Eka Deli atau tida? Jawabanya pasti akan mengernyitkan dahi atau berka “kayanya pernah denger deh namanya”. Jawaban itu cukup wajar karena Eka Deli sendiri sadar bahwa eksistensinya di dunia musik kini tak kelihatan lagi. “Iya…ya kayak abu-abu gitu hahaha……Aku sangat mengindari kesan yang terlalu rohan, tapi sekarang banyak yang nge-cap aku rohani, hahaha,” katanya kepada PRAISE. Saat ditemui disebuah restoran di Jakarta.

            Penyanyi bertubuh mungil ini mengawali karirnya sebagai vocalist di Exotic band yang kemudian berganti menjadi Eksis band saat ia  masih SMA. Band ini sering manggung di café-café. Tak hanya itu saja, saat masih SMA, Eka juga sering menjadi dancer untuk aksi panggung aktris Meriam Belina.

            Eka Deli remaja sering sekali mengikuti berbagai festival dan namanya kerap  mengharumkan nama Indonesia di mata dunia, misalnya menjadi weekly winner Asia Bagus (Singapura 1993), 3rd winner Golden Stag Festival (Rumania 1995), 3rd  Golden Rose Intrernational Song Festival (Georgia 1999), 1st  winner Voice of Asia International Song Festival (Kazakhstan 2004) dan tentunya berbagai festival lainnya, baik dalam maupun luar negeri.

            Dari semua festival yang diikuti Eka, ia sadar bahwa ia tak hanya berkompetisi tapi juga membawa pesan  Allah. “Aku tau banget bahwa Tuhan utus aku kesana untuk dipakai berdoa bagi orang-orang yang sakit,”ujarnya.

            Kemudian Eka menceritakan bagaimana saat ia di Georgia ia harus mendoakan finalis dari Rusia yang sakit jantung. Dan saat di Kazakhstan Eka harus mendoakan finalis yang sakit pendarahan. Itu hanya sebagian kisah yang Eka masih ingat, karena menurutnya ada begitu banyak mujizat Tuhan yang ia alami saat ia mengikuti berbagai festival.

SEPERTI PENDETA WANITA

            Kalau Eka sering terlihat muncul di dunia musik sekuler, inipun baginya sama-sama tetap memuji Tuhan, Semua itu diucapkannya dengan penuh semangat tatkala menceritakan kisah-kisah hidupnya di dunia hiburan di tanah air yang begitu glamour. Eka pernah menderita kelainan darah, jantung bermasalah dan liver bengkak. Hal ini diketahui dari hasil tes laboratorium. “Aku bilang sama Tuhan. Aku percaya dalam nama Tuhan Yesus aku nggak akan mati, dan aku akan sembuh,” imbuhnya. Dan ia pun disembuhkan Tuhan.

            Mujizat Tuhan juga pernah ia alami pada salah satu tulang kakinya bengkok sehingga ia harus menggunakan penyangga tulang. Dan Tuhan pun meluruskan kakinya bahkan tanpa ia doakan.

            Dari pengalaman-pengalaman itulah akhirnya membuat Eka tak ragu dan malu untuk berdoa pada Tuhan dan mendoakan orang lain melalui iman percayanya. “Aku kalo mau doain orang suka bilang dulu, aku doanya pake nama Yesus yaa. Dan aku bilang sama Tuhan, Tuhan Engkau nggak akan permalukan aku. Kalo aku doain orang besoknya sembuh, makanya aku suka dibilang dukun hahaha….”, tutur penyanyi yang pernah belajar di Harvest International Theological Seminary ini.

JADI PENGUSAHA

            Penyanyi yang penuh talenta ini bisa menyanyi dengan berbagai genre musik, termasuk musik dangdut. “Aku emang bisa nyanyi semua jenis musik, tapi sebenernya itu kelemahan aku”, jelasnya.

            Sekarang, Eka sedang sibuk mengurus bisnisnya yaitu mengelola rumah makan,butik dan travel. Tapi Eka selalu mengutamakan Tuhan dalam hidupnya. “Aku pelayanan sebagai pendoa. Tuhan panggil aku sebagai pendoa syafaat, padahal dulu doa makan aja aku ngga bisa, tapi Tuhan buat percepatan buat aku”, ungkap keponakan dari musisi Harry Anggoman ini.(min / Praise #16 / 2011)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus