Don Moen

Don Moen

Published On Desember, 13 2012 | By Vido Fransisco Pardede

Menjadi Seorang Arsitek

     Sebuah lagu atau karya apapun yang diciptakan oleh seseorang biasanya bukan hasil imajinasi belaka. Itu berangkat dari pengalaman yang nyata. Karya-karya seperti inilah yang biasanya bertahan lama, karena ia ditulis berdasarkan kejujuran. Ini pulalah yang terjadi pada Don Moen, seorang artis musik Kristiani yang sudah tidak asing lagi di kalangan orang Kristen. Dia begitu dikenal luas dengan lagu-lagunya. Ia tampil di depan ribuan orang. Kaset dan produk rekaman lainnya telah terjual jutaan. Lagu-lagunya dikenal oleh para pemuji dan pemimpin pujian di seluruh dunia.

    Jika anda bertanya kepada Don Moen apa yang telah ia lakukan, dan jawabannya mungkin mengejutkan anda. Ia tidak akan mengatakan ia adalah seorang pencipta lagu, walaupun dia telah menulis lebih dari 100 lagu. Ia tidak akan mengatakan ia adalah seorang pemimpin pujian meskipun dia telah memimpin banyak pujian di berbagai benua dan merekam banyak album. Ia tidak akan mengatakan ia adalah seorang pelaku bisnis atau produser meskipun ia telah memproduksi dan mengarahkan beratus-ratus proyek sukses.

    Dan jika Anda bertanya kenapa Tuhan menempatkan dia pada planet ini, ia akan bilang, "Untuk Menjadi seorang arsitek yang mendisain produk dan peristiwa yang membantu semua orang memiliki pengalaman akan Kehadiran Tuhan dalam setiap jalan yang baru."

     Tahun 1984, Integrity Music meminta dia untuk memimpin pujian pada salah satu album Hosanna yang pertama, “Give Thanks”. Proyek ini menjadi salah satu album yang paling populer dari Integrity Record. Don akhirnya bergabung, dan menjabat sebagai Presiden Integrity Music dan Eksekutif Vice President / Direktur Kreatif untuk Integrity Media. Dalam peran tersebut, dia berbicara mengenai produksi ratusan produk termasuk semua CD dari ibadah dan sumber daya yang dihasilkan oleh Integrity Label Group.

     Don juga telah menerima Dove Award untuk karyanya pada musik "God With Us" dan telah menerima beberapa nominasi Dove Award untuk lagu itu, CD dan paduan suara.

     Namun, ia adalah sosok yang rendah hati. Di tengah berbagai kesibukannya, ia tetap mengutamakan keluarga dan menjadi suami dan ayah yang baik untuk Laura dan kelima anaknya. Ia suka memasak. Ketika anak-anaknya bertanding basket, ia turut datang dan menyoraki mereka. (Kiriman : Yadi / Praise #4 / 2009)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus