Chelsea Rose

Chelsea Rose

Published On Desember, 17 2012 | By Vido Fransisco Pardede

SUKA PELAJARAN MATEMATIKA

KELIHATAN DEWASA

      Waktu pertama PRAISE lihat Chelsea Rose, dari wajahnya kelihatan sangat dewasa, tidak sesuai dengan umurnya. Chelsea juga tidak menyangkal hal itu karena memang banyak orang yang berkata demikian. “Nggak apa-apa kalo kelihatan dewasa, aku malah suka. Orang-orang bilang gitu juga sih,” ujarnya saat ditemui PRAISE di sebuah café di Jakarta Utara.

      Sekitar bulan September 2010 lalu, Chelsea baru saja merilis album perdananya yang berjudul ‘Terpancar Penuh Kasih’. Rupanya album ini tak hanya bukti bahwa Chelsea ingin menggunakan talentanya untuk memuji Tuhan, tapi juga dia ingin saling berbagi.

       Bencana alam yang akhir-akhir ini melanda Indonesia membuat Chelsea dan seluruh managementnya merasa perlu untuk segera memberi pertolongan. Karena itulah setiap penjualan dari albumnya ini akan diberikan kepada korban bencana alam. “Sebagian royalti dari album Chelsea ini akan dipersembahkan kepada korban bencana alam di Indonesia. Dan ke depannya nanti jika mengeluarkan album lagi kita akan pakai sebagian hasil penjualan album untuk kegiatan sosial,” jelas kak Charles. A Doodoh , produser album Chelsea.

SUKA PELAJARAN MATEMATIKA

       Bagi Chelsea, setelah mengeluarkan albumnya ini, sama sekali tak menggangu kegiatan belajarnya di sekolah. “Kan kalo pelayanan hari Minggu, jadi nggak menggangu pelajaran aku,” kata pelajar kelas 9 Sekolah Victory Plus, Bekasi ini.

       Chelsea sendiri selalu memakai waktu luangnya dengan belajar. Ia tidak terlalu suka bermain-main atau jalan-jalan di mall. Ia lebih senang menghabiskan waktu di rumah sambil membaca buku-buku yang bersifat ilmiah atau cerita-cerita berseri. “Aku lebih suka belajar dan baca buku di rumah. Aku suka pelajaran matematika. Aku kan pengen jadi dokter, tapi aku nggak suka pelajaran IPA hahahaha....” Katanya sambil ketawa.

       Sejak kecil Chelsea sudah suka menyanyi. Semua keluarganya menyukai musik. Dari SD ia sudah belajar di sekolah musik Purwacaraka untuk belajar vocal dan Keyboard. Ia juga sedang belajar di sekolah musik Lancar Jaya, Bekasi.

Pada umur 10 tahun, Chelsea dan saudara-saudaranya pernah merekam suaranya dalam sebuah album untuk dijadikan koleksi pribadi. Lalu pada bulan April 2010, Chelsea kembali menambah lagu dalam koleksi album pribadinya itu. Akhirnya ia mendapat tawaran membuat album dari MNC (Ministry Cross Nation) management dan terciptalah album perdananya ini.

SUKA DEG-DEGAN

       Menurut Chelsea, dunia hiburan negeri ini juga ingin dia coba jika ada kesempatan. “Aku pengen nyanyi sekuler, mau nyanyi jenis lagu apa kek, lagu dangdut juga nggak apa-apa. Karena aku pengen nyoba semua, itu  menarik buat aku,” katanya.

       Jika Chelsea akan menyanyi, ia sering sekali merasa deg-degan. Tapi ia selalu berdoa pada Tuhan. “Kalo deg-degan kata orang malah bagus, kalo nggak deg-degan berarti sombong hehehe…”jelas penyanyi kelahiran Jakarta, 15 Desember 1996 ini.

       Di sekolah, Chelsea punya banyak pengalaman ditolong Tuhan, terutama dalam setiap mata pelajaran yang tidak ia kuasai. “Waktu pelajaran olahraga, pas lagi nge-serve bola voli aku nggak bisa, tapi temen-temen aku pada bisa, terus aku berdoa. Puji Tuhan akhirnya aku bisa nge-serve malah bolanya sampe ngelewatin gawang basket di belakangnya. Aku aja sampe kaget. Guruku juga. Ajaib banget. Jadinya nilai aku sama tim aku nggak jelek deh,” kata pengagum penyanyi rohani Nikita ini. (min / Praise #16 / 2011)
Sumber: www.majalahpraise.com                                              

 


COMMENT


.news-comments powered by Disqus