Brenda "Mamamia"

Brenda "Mamamia"

Published On Desember, 11 2012 | By Vido Fransisco Pardede

INGIN JADI DAMPAK

ALBUM NAZAR

            Dunia hiburan memang membuat orang tergoda ingin mencicipinya, begitu juga dengan gadis yang bernama lengkap Brenda Rachel Giovanka Bolang. Dengan mencoba mendaftarkan dirinya di ajang Mamamia, Indosiar itu Brenda memulai perjuangannya. “Bagi saya ini adalah langkah pertama saya, puji Tuhan bisa masuk 4 besar padahal rata-rata pesertanya bagus-bagus dan mereka semua punya bekal dalam tarik suara. Sementara saya tidak sama sekali,” jawab Brenda menceritakan awal karirnya.

            Di penghujung tahun 2008 lalu Brenda sudah menelurkan album perdananya, sebuah album rohani yang benar-benar dipersembahkan buat Tuhan. “Saya dulu pernah nazar sama Tuhan kalau saya bisa masuk Mamamia saya akan persembahkan album pertama buat Tuhan,” tutur gadis yang kelahiran LA California, 4 Juli 1995 itu.

            Album yang bertitle ‘Melangkah Pasti’ ini berisi 12 lagu penyembahan yang benar-benar menyajikan suara mello khas Brenda. Ada yang berkesan saat rekaman album tersebut, pasalnya saat itu Brenda sedang sakit. Tapi meski dalam keadaan sakit ia tetap berusaha memberikan yang terbaik.

            Diakui Brenda, kalau ia sama sekali tidak pernah belajar vokal secara khusus. Bakat bermusiknya adalah turunan dari sang Papa yang bisa bermain drum dan Mama yang hobi nyanyi juga bermain gitar. Tapi sejak kecil ia sudah sering menyanyi dalam event rohani seperti Natal dan Paskah. “Sejak umur 6 tahun saya sering nyanyi di gereja dan pelayanan sama Papa di gereja,” jawab putri pasangan Esty Linda Kambey dan Samuel Richard Bolang.

DIDOAKAN PS. KONG HEE

            Mamamia merupakan tempat awal Brenda merasakan kehidupan dunia entertainment, gadis polos ini tidak pernah menyadari kalau persaingan itu selain sangat ketat juga penuh dengan berbagai intrik. “Saya memang nggak mengerti dunia entertainment ini , ternyata di sini  ada yang memakai kuasa gelap untuk bisa menang. Tapi kalu saya cuma berdoa aja, karena saya yakin pasti Tuhan berkati,” ungkap gadis yang benar-benar berdoa dan berpuasa jika akan tampil di atas pentas Mamamia.

            Gadis yang benar-benar ingin memantapkan langkah karirnya di dunia entertainment ini juga tidak melupakan pendidikan, ia sering membawa buku pelajaran atau catatan pelajaran ke lokasi tempatnya bekerja, karena setelah mendapat dukungan dari sekolah dan keluarga Brenda tak mau membuang waktunya untuk hal-hal yang tidak berguna. “Puji Tuhan dari pihak sekolah sangat mendukung karir saya, saya sering diberi buku panduan rangkuman pelajaran jika saya tidak masuk, juga saya diperkenankan ikut tes (ulangan) susulan kalau saya nggak masuk sekolah, tapi bukan berarti saya memanfaatkan semua itu, biasanya mama selalu atur jadwal saya nyanyi dengan baik dan mengusahakan setelah saya pulang sekolah atau saat saya libur akhir pekan,” cerita gadis yang mengidolakan Brooke Fraser, Lincoln Brewster, Jacqlien Cellose, Bob Marley dan Keanu Reeves itu.

            Meski bercita-cita ingin terjun ke dunia hiburan, tapi penyuka photography ini tak tahu bagaimana cara mewujudkan mimpinya. Karena itu ketika ada seorang ibu yang datang padanya dan bernubuat, kalau mimpinya akan jadi kenyataan Brenda hanya diam, bingung karena tidak mengerti apa maksud ibu tersebut. Dua bulan kemudian setelah peristiwa itu, ia didoakan oleh Ps. Kong Hee (Pastor dari City Harvest Church) Singapura, seraya meneguhkan bahwa mimpinya memang akan menjadi kenyataan.

INGIN JADI DAMPAK

            Dunia hiburan yang penuh dengan hangar bingar dan pergaulan bebas bisa membuat orang lupa siapa dirinya semula. Tapi tidak demikian dengan gadis yang pernah menjadi juara III Dance di Tarki festival (2008), juara II Free Dance di Mall Kelapa Gading (2005), menjadi nominasi Grand Final Host Nickolodeon (2002), dan menjadi nominasi di Grang Final majalah Cosmogirl itu. Ia merasa di bidang ini tidak harus selalu mengikuti trend pergaulan anak muda jaman sekarang. “Saya melihat banyak teman-teman yang terjun ke dunia hiburan dan masih muda tapi pergaulannya nggak benar, saya nggak ingin terpengaruh justru ingin mempengaruhi mereka karena saya ingin jadi dampak buat mereka. Saya suka kasih tahu mereka kalau saya bisa,” tutur gadis yang punya ayat emas I Tesalonika 5:17 itu.

            Tidak semua jebolan ajang pencari bakat bisa terus eksis di dunia hiburan. Karena itu ketika ia mendapatkan tawaran rekaman album rohani lebih ia utamakan walau tawaran untuk membuat album sekuler juga berdatangan.

PEMALU

            Talenta musik yang dimilikinya memang membuatnya disukai banyak orang, tapi dengan rendah hati ia memperlakukan semua orang yang menyukainya sebagai teman. “Mereka itu juga penting dalam hidup saya, tapi yang lebih penting lagi Tuhan Yesus, setelah itu mama. Karena mama itu adalah best friend dan yang terakhir musik. Musik adalah hidup saya,” tukas remaja ini menjelaskan panjang lebar kepada PRAISE saat ditanya apa yang terpenting dalam hidupnya

            Panggung Mamamia, memberi kesempatan untuk lebih memperdalam dunia hiburan bahkan membuatnya untuk bisa bernyanyi satu panggung dengan orang-orang yang dulu hanya bisa ia lihat melalui televisi seperti Irwansyah, Pingkan Mambo, dll.Tapi bukan itu saja hal yang mengesankan dari Mamamia, keponakan dari musisi Sendy Bolang ini sempat dijuluki ‘PeMaLu’ alias ‘Perempuan Makan Melulu’, karena Brenda benar-benar hobi makan, mulai dari masakan western sampai masakan sunda pasti dilahapnya. (ras / Praise #7 / 2009)


COMMENT


.news-comments powered by Disqus