Bernard Saud

Bernard Saud

Published On Desember, 12 2012 | By Vido Fransisco Pardede

MELAHIRKAN KARYA, MENGHADIRKAN TALENTA

       God knows how much we can handle. So, if you think you`re weak, you`re not. `Cause problems are for the strong. Giving up is for the weak.(Tuhan tahu seberapa besar kita dapat menanganinya, jadi jika anda berpikir anda lemah, anda tidak lemah. Karena sebuah masalah diberikan untuk pribadi yang kuat, tetapi menyerah adalah pribadi yang lemah)

           Pemuda yang terlahir pada tanggal 30 januari 1991 di Pontianak ini mengepakkan sayapnya ke Riau untuk menggali potensi dirinya dalam bernyanyi dan setelah itu hengkang ke Jakarta untuk memulai keberuntungan yang Tuhan telah siapkan pada dirinya. Bernard Saud adalah seorang penyanyi muda yang baru memulai karirnya pada tahun 2010, ia seorang pemalu tapi memiliki talenta yang luar biasa. Dia sempat menjadi guru vokal untuk anak-anak di Purwacaraka Music School, sempat beberapa kali menjuarai festival musik untuk kategori penyanyi berbakat dan kini ia sangat aktif dalam pelayanan di persekutuan musik gereja. Walau hanya seorang perantau di kota Jakarta yang keras ini, Bernard tetap menjalani kegiatan musiknya dengan fokus dan percaya bahwa Tuhan memberikan talenta padanya tidak untuk sesuatu hal yang kecil tapi hal yang besar. 

PROBLEM MAKE ME STRONG THAN YESTERDAY

            Dalam hidup ini masalah adalah hal yang paling dihindari semua manusia di muka bumi ini, padahal tanpa kita sadari masalah itulah yang mengajari kita untuk terus dan terus bertambah kuat dari kemarin. Bernard pernah mengalami sebuah masalah yang tak pernah ia lupakan. Ia memiliki seorang ayah yang keras dan otoriter, yang terkadang membuat dirinya terkekang dan tidak bisa mengembangkan potensi dalam dirinya, hal itu yang akhirnya mengundang benih kebencian datang. Benih itu semakin hari semakin tumbuh dan menjadikan akar kepahitan di hati Bernard. Tetapi sejak bertemu dengan Franky Sihombing yang sekarang menjadi bapa rohani dari Bernard, semua kebencian itu dapat dipulihkan dan sampai sekarang Bernard menjadi sangat dekat dengan ayahnya. Kita terkadang tidak tahu apa yang akan terjadi di depan kita, tapi jika kita berjalan dengan hati yang mengasihi Tuhan, pasti semua akan indah pada waktunya, Percayalah!!

SEPENUH HATI

             Album debut Bernard ‘Sepenuh Hati’ yang baru digarap tahun ini oleh Hurricane Record, seakan menceritakan dan menjawab semua masalah-masalah yang pernah dialami anak ke 3 dari 5 bersaudara ini. Dengan mengusung musik Pop Easy Listening, Pria menyuka John Mayer ini akan menceritakan sebuah kisah-kisah hidupnya melalui permainan gitar dan karakter suara R&Bnya di album ini, yang sedikit terdengar seperti Glenn Fredly. Misalnya di lagu ‘Aku Mau Bersyukur’, lagu yang kebetulan diciptakan oleh Jacky Putirulan yang tak lain adalah sahabat dekat Bernard. Lagu ini bercerita tentang pengalaman atas pertolongan Tuhan pada hidupnya, dan mempunyai kenangan khusus di hati Bernard terutama tentang sahabatnya itu. Di tahun 2009, di saat mereka mengikuti perjalanan jauh dengan rombongan Pesparawi (Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi), mereka mengalami sebuah kecelakaan besar dan tragedi itu menyebabkan banyak orang yang terluka, salah satunya adalah sahabat Bernard yaitu Jacky. Jacky mengalami luka yang serius, tangannya patah dan banyak luka lainnya di seluruh tubuhnya. Lain halnya dengan Bernard, dalam kecelakaan itu ia tidak terluka sedikitpun di tubuhnya. Bernard tak henti-hentinya mengucap syukur pada Tuhan yang selalu menjaganya dan mengasihinya. Semenjak kejadian itu lagu yang diciptakan sahabatnya itu menjadi rhema bagi kehidupan Bernard. Bahwa kita harus selalu bersyukur pada Tuhan walaupun masalah sedang menimpa kita.

              Salah satu lagu di album yang berisikan 10 lagu ini, Franky Sihombing juga menyumbangkan lagunya pada Bernard yang berjudul ‘Brikanku Hati’. Sebagai bapa rohani, peran beliau sangat berpengaruh dalam perkembangan musik Bernard yang kebetulan baru menginjak usianya yang ke 19 tahun. Album ini direkam di Jerapah Studio yang bermarkas di Apartemen Nias Kelapa Gading (Tower Alamanda Lt 22). Dengan arranger music dari Produser berbakat Andre Harihandoyo dan Stevanus selaku managemen dari Hurricane Record yang sekaligus merangkap sebagai manajer Bernard, menjadikan album ini patut didengar dan disimak oleh anak-anak muda pencinta musik pop rohani. Bernard memberikan sedikit komentarnya untuk Majalah PRAISE ‘Majalah Praise adalah wadah yang bagus untuk mendapatkan informasi tentang kabar-kabar terbaru dari dunia musik rohani. Anak-anak musik seperti saya dan lainnya sangat membutuhkannya. Thank You PRAISE, God Bless you!!

‘Hidup kadang tidak seperti yang kita pikirkan, tapi tenanglah yang penting tetaplah di jalur yang tepat,  jalan Tuhan, jaminannya aman dan janjinya nyata, pasti!!’ *(JR / Praise #20 / 2011)
Sumber: www.majalahpraise.com

 

*Twitter             @BernardSaud

*Facebook        Bernardo Saud Siboro

Management Contact : 08170046878(Stevanus)


COMMENT


.news-comments powered by Disqus