Berani Menyuarakan Kebenaran

Berani Menyuarakan Kebenaran

Published On Juli, 30 2013 | By Samuel Ariandi

Apakah anda suka mendengarkan kotbah dari Alkitab? Kotbah seperti apa yang menjadi kesukaan anda? 

         Seorang Hamba Tuhan yang kini melayani di Gereja Kristus Ketapang Jakarta  Indonesia menulis sebuah buku kumpulan kotbah. Topiknya beragam, mulai dari masalah pribadi (tentang dosa, penyakit, perencanaan)tentunya rumah tangga sehingga terjadi persaingan rohani.
         Tujuh (7) topik kotbah disatukan dalam buku yang berjudul “ Berani Menyuarakan Kebenaran” sengaja ditulis oleh Dra. Lily Ester,M.Div sebagai passion’nya supaya banyak orang yang bermasalah terbantu dalam mencari jawabannya. Buku ini dapat memberikan ‘Pencerahan’ supaya selalu hidup taat dan setia dalam kebenaran Tuhan.

          Dra. Lily Ester,M.Div yang biasa disapa dengan ibu Lily ini menyelesaikan pendidikan di FKIP-UKI Jakarta. Dengan program studi bahasa inggris pada tahun 1987, dan pada tahun 2004 menyelesaikan Magister Divinity (M.Div) nya di Sekolah Tinggi Theologia Reformed Injili Indonesia di Jakarta.
          Sebelum melayani sebagai Hamba Tuhan di gereja di tahun 2005, beliau aktif menjadi guru di berbagai jenjang dari Sekolah Dasar sampai dengan perguruan tinggi bahkan cukup berpengalaman sebagai pimpinan sekolah.

          Buku yang setebal 92 hlm ini menawarkan sekaligus menyatakan nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan dalam bahasa dan istilah yang sederhana, sehingga mudah dicerna oleh semua lapisan masyarakat dan semua denominasi gereja. Di tengah pembahasan, banyak ilustrasi yang dapat membantu pembaca sehingga dapat memahami dan membagikannya kepada yang membutuhkan.
Buku ini dapat dijadikan referensi, baik usia orang muda, keluarga muda maupun yang sudah lama berumah tangga.

Judul       :  Berani Menyuarakan Kebenaran
Penulis    :  Dra. Lily Ester, M.Div
Editor      :  1.  Dra. Eni Widiyati
                 2.  Feliks Surbakti
Jilid         :  92 Hlm (14,5 cm x 21 cm)
Berat       :  130 gram
Penerbit   :  YIS PRODUCTION, April 2013 


COMMENT


.news-comments powered by Disqus