Belajar Musik

Belajar Musik

Published On Desember, 13 2012 | By Kezia

Sangat salah jika ada anggapan bahwa musik hanyalah milik para musisi professional atau akademis. Hampir seluruh celah-celah kehidupan manusia telah diisi dengan musik sejak ribuan tahun lalu. Mulai dari upacara peribadatan hingga gemerlapnya hiburan malam. Kini, ketertarikan masyarakat terhadap musik kian besar. Tak hanya mendengar dan menikmati, minat untuk belajar musik saat ini sangat tinggi. Namun bagaimanakah sebaiknya, cara mempelajari musik? Ke lembaga pendidikan musik, private di rumah, atau otodidak? Berikut ini Tips untuk anda.

Otodidak vs Akademis?
    Di negeri ini sebagian besar musisi yang sukses dalam industri musik adalah seorang otodidak (belajar sendiri). Sementara musisi akademis sangat jarang terlihat. Betulkah persoalan otodidak vs akademis adalah persoalan hitam vs putih? Tentu tidak sesederhana itu. Melihat kenyataan bahwa mereka yang mengaku otodidak sebenarnya juga menggunakan ilmu-ilmu akademis meskipun tanpa disadarinya.
    Persoalan otodidak-akademis adalah seperti persoalan duluan mana antara ayam-telur. Maka mari singkirkan dahulu perdebatan tentang “ayam-telur” tersebut. Yang lebih penting kali ini adalah bagaimana menjadi seorang otodidak yang sukses? Tentu saja kata sukses di sini bukan berarti sukses secara materi tetapi sukses mendapat ilmu.
    Syarat utama untuk seorang otodidak adalah kemauan keras. Karena untuk mendapatkan sebuah ilmu, seseorang otodidak harus “mencari sendiri”. Berbeda dengan kondisi dalam sebuah lembaga pendidikan. Semua tahapan materi yang mesti dipelajari telah disusun secara sistematis (Meskipun banyak juga lembaga pendidikan musik yang sama sekali tidak memiliki system pengajaran. Ini parah sekali). Tetapi sesungguhnya materi yang akan dipelajari oleh otodidak maupun akademis adalah sama. Maka kuncinya adalah pahami dahulu “petanya” agar tidak tersesat. Jika belajar dengan buku, bedakanlah antara buku yang memberi ilmu secara “instan” dengan buku yang membahas suatu masalah dari pokok peroalannya. Hal ini hampir sama dengan ungkapan : berilah kail jangan cuma ikan. Dengan pengetahuan yang mengakar membuat banyak persoalan menjadi jauh lebih mudah dipecahkan. Berbeda dengan pengetahuan yang bersifat instan yang hanya memberi satu jawaban untuk satu persoalan.

Lembaga Pendidikan atau Privat di Rumah?
    Bagi yang belajar musik di lembaga pendidikan, tempat kursus, ataupun privat di rumah, tentu bebannya jauh lebih sedikit. Karena materi telah dipersiapkan. Sehingga siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran yang diberikan. Tetapi perlu diwaspadai, karena tidak semua lembaga pendidikan musik memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) dan sistem yang kredibel. Kesuksesan sebuah proses belajar mengajar tergantung dari tiga faktor : pendidik, anak didik, dan sistem atau metode pengajarannya.
    Jadi belajar dimana pun, asalkan ketiga faktornya mendukung, tentu hasilnya akan memuaskan. Persoalannya kemudian adalah, bagaimana cara mengetahui (terutama) seorang pendidik musik dan sistem pengajarannya cukup bagus? Seorang pemain (player) yang bagus belum tentu dapat menjadi pendidik (teacher) yang bagus. Sebelum memutuskan untuk belajar pada lembaga pendidikan tertentu atau seseorang yang dapat mengajar musik, lebih baik tanyakan dahulu tentang silabus pengajarannya.
    Misalnya untuk siswa tingkat Pemula / Basic (belajar Gitar, Keyboard, Organ, Piano, Saxophone, dan sebagainya) :
1. Untuk tingkat pemula akan mendapat materi apa saja?
2. Teknik apa saja yang harus dikuasai seorang pemula?
3. Aplikasi dadri teknik tersebut minimal diterapkan dalam lagu setingkat apa?
    Begitu pula untuk siswa Lanjut / Advance (mungkin telah familiar dengan), ajukanlah pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan. Dari cara menjawabnya tentu akan kelihatan apakah seorang pendidik siap dengan materi dan sistem pengajarannya yang baik atau tidak? Jika telah mendapatkan pendidik dan sistem yang bagus, kini siswa tinggal berkonsentrasi menerima pelajaran dengan seksama. Di lembaga pendidikan ataupun privat di rumah, sama baiknya jika SDM dan sistemnya bagus. Perbedaannya adalah jika di lembaga pendidikan yang telah resmi, siswa akan mendapat sertifikat kelulusan, sementara jika privat di rumah tentu tidak. Tetapi privat di rumah memberikan suasana lebih santai. Sehingga berpengaruh pada kenyamanan belajar, yang kaitannya adalah kualitas penangkapan materi oleh siswa. (Yis / dari berbagai sumber?PRAISE #8). Sumber : www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus