Anastasia Astuti

Anastasia Astuti

Published On Desember, 18 2012 | By Vido Fransisco Pardede

MENYATUKAN RELIGI DAN BUDAYA

KERONCONG RELIGI

            Musik keroncong memang sedikit mendapat perhatian khusus dari masyarakat, tapi jika musik ini dibuat dengan format dan bentuk yang beda dari biasanya, maka akan lahirlah sebuah karya yang luar biasa. Hal ini terbukti dari album ‘Paduko Pirso (Dia Mengerti)’ milik penyanyi Anastasia Astutie. Dengan menggandeng penyanyi jazz Mus Mujiono, Anastasia mempersembahkan sebuah album rohani keroncong yang memadukan unsur seni budaya dan religi.

            Pemilik nama lengkap Raden Ayu Anastasia Astutie ini lahir di Solo 5 April 1954 silam. Berbekal pendidikan formal sekretaris dari LPK Tarakanita, membuat Anastasia dapat mencatatkan namanya sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Sekretaris Indonesia dan kini beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Finance Specialist di PT. Badak Natural Gas Liquefaction Jakarta.

            Karir menyanyinya berawal dari beragam lomba nyanyi yang digelar di kota kelahirannya dan dia selalu menjadi juara pertama pada tahun 1967-1969. Tatkala pindah ke Jakarta, pada awal tahun 1980-an, Anastasia mengikuti kursus vocal pada Bina Vokalia, selain itu ia juga belajar tentang penguasaan panggung dan menyanyi di depan audiens dengan bergabung di organisasi musisi Geronimo pimpinan Dr.Anton Issoedibyo.

MULTI TALENT

            Anastasia Astutie telah menelurkan 17 album rohani maupun sekuler, baik yang berjenis pop, keroncong, campur sari dan dangdut dengan bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa.

            Tapi selain sebagai penyanyi beliau juga dikenal sebagai seorang bintang iklan, pemain sinetron dan presenter. Beberapa sinetron yang pernah ia bintangi antara lain serial ‘Opera Tiga Jaman’, ‘Ibuku Malang Ibuku Tersayang’, Romansa 21’ dan berbagai judul sinetron lain juga judul film miniseri lainnya.

            Selain itu, wanita yang gemar membaca buku ini juga pernah bermain teater bersama Remy Sylado dalam drama musik kemempelaian budaya ‘Siau Ling’ sebagai peran utama dan berbagai drama musik lainnya.

            Selain memiliki banyak prestasi, beliau juga hobi menulis. Anastasia menulis sendiri terjemahan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa dan menulis puisi yang masuk ke dalam albumnya ini. Ia juga kerap menulis script untuk penampilannya sebagai MC di event resmi berbahasa Indonesia, Inggris maupun bahasa Jawa. Beberapa acara yang pernah ia pandu antara lain ‘Pesona Hidup Sehat’, ‘Mimbar Agama Katholik’, ‘Gebyar Keroncong’ dan lainnya. Sebagai penyanyi ia juga pernah melaksanakan konser tunggalnya dalam ‘Keroncong Sepanjang Masa’ pada tahun 2000 lalu yang digawangi oleh Kris Biantoro.

            Guna melengkapi kehadirannya dalam album ini ia melakukan road show ke berbagai daerah seperti ke Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga, Gereja Thomas Rasul, Gereja Salib Suci Jakarta, Gereja Kristen Jawa Nehemia Jakarta, St Johanes Kudus, St Antonius Solo, Oratorium Rumah Doa Lawang, St Michael Yogyakarta, Hati Kudus Tuhan Yesus Yogyakarta, St Maria Lourdes Yogyakarta, Seminari Tinggi Pratista Bandung dan St Fransiskus Xaverius Bali.

            Semua yang telah ia capai menunjukkan bahwa ia adalah sosok wanita yang multi talent, sehingga berbagai media menjadikannya sebagai profil karena sosoknya telah banyak menginspirasi banyak orang khususnya para wanita.

Dalam kesempatan ini ia berharap agar albumnya bisa memberkati banyak orang tapi juga menjadi suatu catatan prestasi lagi yang dapat memberi nilai-nilai positif bagi anak-anak Tuhan dan juga dalam seni budaya bangsa Indonesia. Karena musik keroncong dapat diselaraskan dengan aliran musik lain. Seperti yang dikatakan oleh Bapak Edi Susanto selaku Produser Hosana Record, distributor albumnya. “Saya lihat bahwa album keroncong ini luar biasa. Saya pikir yang beli cuma orang tua saja tapi juga ada anak muda. Saya yakin 50.000 ribu copy bisa tercapai.”

       Jadi bagi anda yang ingin mendengarkan lagu rohani dengan format keroncong yang berbeda. Silahkan simak alunan suara merdu milik Anastasia,yang bisa didapatkan dalam bentuk kaset, CD dan DVD. (min / Praise #12 / 2010)
Sumber: www.majalahpraise.com


COMMENT


.news-comments powered by Disqus