‘JINGLE BELLS’  (James Lord Pierpont, 1822-1893)

‘JINGLE BELLS’ (James Lord Pierpont, 1822-1893)

Published On Desember, 14 2012 | By David

           Siapa yang tak kenal dengan lagu ‘Jingle Bells’? Sepertinya semua orang Kristen tahu bahkan orang non Kristen pun sering mendengar di musim Natal. Lagu ini sudah menjadi lagu legendaris dari zaman nenek moyang kita dulu. Not-notnya mudah diikuti, liriknya pun sederhana. Lagu ini dikenal mulai dari anak-anak hingga orang tua di berbagai belahan dunia manapun sebagai lagu Natal. Tetapi tahukan Saudara bahwa sebenarnya ‘Jingle Bells’ bukanlah lagu Natal ?!!
           Awalnya lagu ini ditulis oleh seorang anak pendeta yang bernama James Lord Pierpont. Ayahnya, John Pierpont (1785-1866) sedang bertugas di Gereja Unitarian Hollis Street di Boston. James Pierpont lahir di Boston, Massachusetts pada 25 April 1822. Ia adalah seorang organis gereja. Dia pernah bekerja sebagai fotografer dan mengarang beberapa lagu, tapi lagu yang paling populer sampai sekarang adalah ‘Jingle Bells’. Sebenarnya lagu tersebut dibuat Pierpont sebagai lagu ‘kebangsaan’ pada pertandingan kebut-kebutan antar kereta luncur (sleigh ride) yang hanya diadakan pada saat musim dingin, karena salju adalah sarana atau media yang dipakai untuk kereta luncur. Perhatikan saja lirik refrain lagu itu. Jika diterjemahkan artinya kurang lebih seperti ini :

Bel berbunyi sepanjang jalan
Sangatlah menyenangkan naik kereta luncur
Yang ditarik oleh seekor kuda

(Jingle Bells all the way
Oh what fun it is to ride
In a one horse open sleigh…)

            Kegemaran James memang  balap kuda. Pada tahun 1832 ketika usianya 10 tahun, James dikirim ke Boarding School di New Hampshire. Ia menulis surat kepada ibunya, Mary Shledon Lord (Lord merupakan sebuah nama kehormatan orang Amerika) tentang naik kereta salju di bulan Desember. Setelah James berumur 35 tahun, semua gambaran kesenangan tersebut ditumpahkan dalam bentuk lagu riang untuk dinyanyikan saat pertandingan.
            James L. Pierpont menikah dengan Millicent Cowee dan memiliki 2 anak, Maria dan Yohanes. Tetapi tahun 1856 istrinya meninggal. kemudian ia menikah lagi dengan Eliza Jane. James dan Eliza pergi ke Savannah bergabung sebagai tenaga sukarela dengan pasukan kavaleri George pertama. Setelah perang sipil tersebut berakhir, ia pergi ke Valdosta dan mengajar musik di sana. Setelah itu ia pindah ke Quitman, Florida pada tahun 1869. James L.Pierpont meninggal pada 5 Agustus 1893 di Winter Haven, Florida dan atas permintaannya, ia dikuburkan di Laurel Grove Cemetery di Savannah.  
            Pada Agustus 1857 lagu ‘Jingle Bells’ yang juga diberi judul  ‘A One Horse Open Sleigh’ diterbitkan oleh Oliver Ditson dan perusahaan ‘277 Washington Street’ di Boston didedikasikan untuk John Pond Ordway. John Pond Ordway (1824-1880) adalah seorang komposer, penulis lirik kontemporer dan politisi yang memiliki setidaknya dua hits di tahun 1850-an : ‘Dreaming of Home and Mother / Home Again’(1851) dan ’Twinkling Stars are Laughing, Love’ (1855).
            Hak cipta lagu tersebut dikeluarkan pada 16 September 1857. Pada Tahun 1859 dirilis ulang dengan judul ‘Jingle Bells’ atau ‘A One Horse Open Sleigh’. Pada tahun keluarnya lagu ini memang tidak terlalu hit. Namun seiring berjalannya waktu –entah kenapa– kemudian lagu ini dikenal sebagai lagu Natal. Pada 8 Desember 2008 upacara pohon terang di Brooklyn, New York, kantor berita the Associated Press (AP) melaporkan bahwa ‘Jingle Bells’ dinyanyikan dalam dua belas bahasa, termasuk Inggris, Jerman, Portugis, Perancis, Rumania, Cina Mandarin, Swedia, Norwegia, Korea, Spanyol, Jepang, dan Denmark. ‘Jingle Bells’ memang sudah menjadi salah satu lagu yang paling banyak direkam sepanjang masa. Sampai sekarang lagu tersebut masih dinyanyikan pada saat perayaan Natal.
            Ada cerita yang menarik mengenai lagu ‘Jingle Bells’ ini. Pada tanggal 16 Desember 1965 di kapal Gemini VI, Wally Schirra dan Tom Stafford yang ketika itu menjadi astronot, mengirimkan laporan lelucon kepada mission control. Dikatakan mereka melihat semacam UFO dimana pilotnya mengenakan ‘setelan merah’. Kemudian mereka memainkan lagu ‘Jingle Bells’ dengan sebuah harmonika yang panjangnya 1 inci, yang diiringi oleh giring lonceng. Kedua instrumen tersebut kini dipamerkan di Smithsonian National Air dan Space Museum dan dianggap sebagai alat musik pertama yang dimainkan di ruang angkasa. Dimana pun hal itu ditulis, ‘Jingle Bells’ dianggap lagu pertama yang dinyanyikan di luar angkasa. Tidak usah heran, apabila lagu ‘Jingle Bells’ termasuk dari 25 lagu yang paling tercatat dalam sejarah.
           Kita tidak tahu akan menjadi apa kelak nanti. Yang pasti apa yang kita lakukan saat ini akan mempunyai peranan dalam sejarah di bumi ini, besar atau kecil. James Pierpont pasti tak menduga bahwa lagunya akan melegenda seperti sekarang, tidak hanya di AS, tetapi di seluruh dunia. Sebagai penghargaan atas prestasinya, James Pierpont terpilih sebagai Songwriters Hall of Fame. (Sumber : Praise #9). (Kisah selengkapnya dapat dibaca dalam buku Story Behind The Song terbitan Yis Production).

Lirik & Chord Lagu ini dapat dilihat juga di SONGS

 JINGLE BELLS

Dashing through the snowIn a one horse open sleigh
O`er the fields we go
Laughing all the way
Bells on bob tails ring
Making spirits bright
What fun it is to laugh and sing
A sleighing song tonight

Reff :

Oh, jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh
Jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh

A day or two ago
I thought I`d take a ride
And soon Miss Fanny Bright
Was seated by my side
The horse was lean and lank
Misfortune seemed his lot
We got into a drifted bank
And then we got upsot (ke Reff)

Oh, jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh
Jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh yeah (ke Reff)

Jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh
Jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh (ke Reff)

Sumber : www.majalahpraise.com

 

 


COMMENT


.news-comments powered by Disqus